Benfica Waspadai Kejutan Mourinho
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 07:48 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Ozan KOSE / AFP
LISBON - Playoff Liga Champions memasuki laga penentuan. Benfica dan Fenerbahce akan kembali bentrok di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (28/8) dini hari WIB. Laga leg pertama berakhir tanpa gol di Istanbul, membuat peluang kedua tim masih terbuka.
Benfica, yang musim lalu melaju hingga babak 16 besar Liga Champions sekaligus tampil di Piala Dunia Antarklub, mengusung ambisi besar untuk lolos ke fase grup kelima secara beruntun. Status mereka sebagai wakil reguler Eropa membuat tekanan kini berada di tim asuhan Bruno Lage.
Leg pertama di Stadion Sukru Saracoglu berlangsung sengit. Bermain dengan 10 pemain setelah Florentino Luis diganjar kartu merah pada 20 menit terakhir, Benfica tetap mampu bertahan hingga skor 0-0 bertahan. Itu menjadi catatan tanpa kebobolan kelima mereka secara beruntun.
Akhir pekan lalu, tren positif berlanjut. Dengan kemenangan 3-0 atas Tondela, Benfica sudah mengantongi lima kemenangan dari lima laga di Primeira Liga. Sebelumnya, mereka juga menyingkirkan Nice 4-0 secara agregat di babak kualifikasi ketiga Liga Champions. Dari delapan pertemuan sebelumnya melawan Fenerbahce, Benfica menang empat kali dan hanya sekali kalah.
“Tekanan memang besar, tapi itu wajar bagi klub sebesar Benfica. Kami tahu Fenerbahce akan bermain lebih agresif di Lisbon, tetapi kami siap. Disiplin bertahan dan efektivitas di depan gawang akan jadi kunci,” ujar Bruno Lage.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kubu lawan, Fenerbahce datang dengan optimistis. Klub asal Turki itu terakhir kali mencicipi fase grup Liga Champions pada tahun 2008. Kini, di bawah arahan Jose Mourinho, mereka ingin kembali ke panggung elite. Musim lalu, mereka hanya sampai babak 16 besar Liga Europa sebelum disingkirkan klub asal Skotlandia, Rangers.
Perjalanan Fenerbahce ke playoff kali ini juga penuh drama. Mereka tertinggal 1-2 dari Feyenoord dalam laga leg pertama kualifikasi putaran ketiga, namun bangkit di kandang sendiri dan menang 5-2 untuk melaju dengan agregat 6-4.
“Kami punya pengalaman mengatasi situasi sulit. Lawan Feyenoord kami buktikan bisa bangkit. Kini tantangannya lebih berat karena Benfica adalah tim besar. Tapi sepak bola selalu memberi ruang untuk kejutan. Kami ingin kembali menulis sejarah Fenerbahce di Liga Champions,” ujar Mourinho.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fenerbahce juga mendapat modal kemenangan 3-1 atas Kocaelispor di liga domestik akhir pekan lalu. Meski masih mencari ritme terbaik di lini depan, duet Jhon Duran dan Youssef En-Nesyri diproyeksikan kembali menjadi tumpuan, dengan Sebastian Szymanski menghubungkan lini tengah dan serangan. Mourinho juga bisa kembali memainkan Jayden Oosterwolde setelah menjalani larangan tampil di liga.
Sementara itu, Benfica akan kehilangan Florentino Luis karena skorsing. Kerem Akturkoglu, yang sempat dikaitkan dengan kepindahan ke klub Portugal itu musim panas ini, berpeluang tampil mendukung Vangelis Pavlidis di lini depan. Namun, Bruma, Manu Silva, dan Alexander Bah dipastikan absen akibat cedera. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!