Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bazar Takjil Ramadan Berpotensi Jadi Destinasi Ikonik Jakarta

📅 Senin, 23 Feb 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bazar Takjil Ramadan Berpotensi Jadi Destinasi Ikonik Jakarta Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno dalam acara bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2).

JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Al Fatih menilai bazar takjil selama Ramadan berpotensi menjadi destinasi ikonik di Jakarta yang dinanti masyarakat.

Menurut dia, potensi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) takjil selama Ramadan di Jakarta sangat besar dan tidak dapat dipandang sekadar sebagai aktivitas ekonomi musiman.

“Ini penting, agar Ramadan di Jakarta punya ciri khas ekonomi kerakyatan yang kuat sekaligus efektif mendorong promosi UMKM lokal,” kata Al Fatih dalam keterangan di Jakarta, Minggu (22/2).

Untuk itu, dia mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta agar mengemas kegiatan bazar Ramadan secara lebih terstruktur dan berkonsep.

Konsep bazar yang terkurasi dan nyaman, kata dia, dapat memberikan nilai tambah, baik bagi pelaku usaha maupun pengunjung.

Selain itu, penataan lokasi berjualan, peningkatan kualitas produk, serta dukungan fasilitas yang memadai juga dinilai penting agar pelaku UMKM tidak hanya menikmati keuntungan jangka pendek, tetapi juga memiliki peluang untuk terus berkembang secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Al Fatih menuturkan selain mendorong perputaran ekonomi, bazar Ramadan yang tertata rapi juga dapat memperkuat identitas Jakarta sebagai kota dengan ekonomi kerakyatan yang dinamis.

Dengan langkah penataan yang tepat, penguatan konsep bazar, serta dorongan digitalisasi, dia meyakini Ramadan dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM di ibu kota.

“Dengan digitalisasi, jangkauan pasar lebih luas, transaksi lebih praktis, pencatatan usaha lebih rapi, UMKM bisa lebih berdaya saing, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya,” ungkap Al Fatih.

Festival Kuliner 

Pemprov DKI Jakarta juga mengagendakan kegiatan Festival Kuliner yang berlangsung pada Maret 2026 dalam memeriahkan momen Ramadan 1447 Hijriah/2026.

“Tahun ini, Pemprov DKI melalui Dinas Parekraf akan melaksanakan Festival Kuliner. Untuk tanggalnya, masih didiskusikan, rencana tanggal 7-8 Maret 2026,” kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Puji Astuti saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Akan tetapi, Puji belum dapat menginformasikan secara rinci terkait lokasi, waktu, dan jenis kuliner yang akan dihadirkan dalam festival tersebut.

Sebelumnya, pada 2025, Pemprov DKI pernah menggelar Pasar Kreatif di lima wilayah kota administrasi di Jakarta, yang menjadi pilihan bagi warga untuk ngabuburit, khususnya saat akhir pekan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.