Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Kepung Bekasi, Layanan Kesehatan Disiagakan Nonstop

📅 Senin, 02 Feb 2026, 03:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Kepung Bekasi, Layanan Kesehatan Disiagakan Nonstop Doc: Antara
Ket. Tenaga medis Puskesmas Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir dengan mendatangi lokasi genangan secara bergantian, Minggu (1/2).

Kabupaten Bekasi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiagakan pelayanan kesehatan 24 jam bagi korban banjir yang melanda wilayah itu dalam dua pekan terakhir.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Bekasi Supriadinata menyatakan tim medis telah diterjunkan ke sejumlah lokasi banjir guna optimalisasi kesiagaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir.

"Banjir tahun ini memang cukup luar biasa. Kami fokus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan membentuk pos-pos kesehatan di wilayah terdampak banjir, terutama di wilayah utara Kabupaten Bekasi," katanya di Cikarang, Minggu (1/2).

Ia menyebut wilayah yang menjadi prioritas penanganan, meliputi sejumlah kecamatan, di antaranya Babelan, Tarumajaya hingga Muaragembong.

Selain mendirikan posko kesehatan, tim pemantau juga berkeliling untuk melakukan penanganan kesehatan kepada masyarakat.

Seluruh fasilitas kesehatan puskesmas di Kabupaten Bekasi juga telah diinstruksikan untuk beroperasi penuh dan memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam. Tim medis juga melakukan sistem jemput bola dengan turun langsung ke berbagai lokasi banjir dan pengungsian.

"Seluruh puskesmas tetap buka dan petugas melakukan monitoring langsung ke lapangan secara bergantian. Kami membagi tim menjadi lima kelompok, masing-masing terdiri dari tenaga medis dari empat hingga lima puskesmas," ujarnya.

Dia mengakui banjir mengakibatkan masyarakat mengalami gangguan kesehatan. Penyakit kulit mendominasi penyakit yang disebabkan banjir. Gangguan saluran pernapasan juga dialami korban banjir.

"Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan air yang digunakan untuk minum benar-benar bersih serta mewaspadai penyakit yang bersumber dari air tercemar seperti leptospirosis dan penyakit kulit," ucapnya.

Ia memberikan pesan kepada seluruh tenaga kesehatan yang sedang bertugas di lapangan agar tetap mampu menjaga kondisi tubuh demi optimalisasi kinerja.

"Kami mengimbau tim medis untuk tetap menjaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup serta selalu membersihkan diri setelah bertugas di lokasi banjir," katanya.

Kepala Puskesmas Muaragembong dr Ridwan Meito Tomanyira menambahkan pihaknya menghadirkan layanan puskesmas keliling (pusling) untuk menjangkau warga terdampak banjir di sejumlah desa di wilayah utara Kabupaten Bekasi.

"Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah keterbatasan akses akibat genangan banjir," katanya.

Dirinya menjelaskan pelayanan ini telah menjangkau sejumlah lokasi banjir maupun pengungsian warga terdampak dengan waktu layanan mulai pagi hingga sore secara jemput bola atau tidak menetap di satu lokasi saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.