Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangka Belitung Fokus Pulihkan Mangrove: YKAN Hadirkan 7 Rencana Aksi Strategis

📅 Selasa, 09 Des 2025, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangka Belitung Fokus Pulihkan Mangrove: YKAN Hadirkan 7 Rencana Aksi Strategis Doc: Antara Foto
Ket. Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat melakukan pemulihan mangrove di Pangkalpinang.

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempersiapkan tujuh rencana aksi konservasi pengelolaan ekosistem mangrove, guna memulihkan hutan mangrove di daerah itu.    

"Kita telah menyiapkan sejumlah rencana aksi pemulihan ekosistem mangrove di Pulau Bangka dan Belitung," kata Manajer YKAN Aji Anggoro di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan YKAN bersama Pemprov Kepulauan Babel dan stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah rencana aksi pemulihan ekosistem mangrove yaitu Desa Peduli Mangrove, Restorasi Mangrove, Mangrove Lindungi, Bumdes Mangrove, Kumala (Kurikulum Mangrove Lestari), Investasi Hijau, serta Kelompok Kerja Magrove Daerah (KKMD) Plus. 

"Rencana aksi konservasi ini sudah melalui banyak tahapan dan YKAN sudah beberapa kali melakukan pertemuan, baik itu di Jakarta maupun di Pulau Bangka dan Belitung," ujarnya.

Ia menyatakan untuk rencana konservasi Mangrove Lindungi, YKAN akan berfokus pada regulasi. Sementara untuk Desa Peduli Mangrove, di Babel sudah ada beberapa desa yang dipilih, mulai dari Kotawaringin di Pulau Bangka, kemudian ada juga Desa Dendang di Pulau Belitung. 

Ia berharap, rencana aksi yang sudah disusun nantinya, dapat menjadi tools yang dapat menjadi acuan berbagai pihak, agar bisa membentuk atau melakukan kegiatan konservasi yang terencana.

"Setelah rencana aksinya tersusun rapi, dokumen-dokumen yang ada kita bisa gunakan menjadi acuan.

"Kita semua bisa berkolaborasi untuk mewujudkan ekosistem mangrove yang baik," harapnya. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Babel Joko Triadhi, mengemukakan bahwa program konservasi mangrove, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

"Kami pikir kegiatan hari ini sejalan dengan RPJMD Babel. Pemerintah daerah punya prioritas berkenaan dengan ekosistem, ekologi, dan juga lingkungan. Program ini bisa juga dikaitkan dengan pengembangan desa wisata." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.