Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Kemiskinan, Banyuwangi Libatkan 2.400 Warga Prasejahtera pada Program Padat Karya

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Kemiskinan, Banyuwangi Libatkan 2.400 Warga Prasejahtera pada Program Padat Karya Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Warga pra-sejahtera gotong royong memeliharan saluran irigasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), mencatat sebanyak 2.400 warga prasejahtera terdaftar dalam dalam data kemiskinan setempat dan dilibatkan dalam Program Padat Karya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan program ini dirilis awal tahun 2024 dan dijalankan dengan melakukan intervensi kepada warga miskin yang masuk di database UGD Kemiskinan Pemkab Banyuwangi.

"Untuk di Dinas PU Pengairan sendiri sudah ada 2.400 orang yang telah merasakan manfaat program ini dan mereka terbagi dalam 80 lokus kerja di seluruh Banyuwangi. Sebagian besar dari mereka adalah buruh tani," ucapnya dalam keterangan di Banyuwangi, Minggu.

Mereka yang terlibat dalam Program Padat Karya, lanjut Guntur, merupakan warga prasejahtera yang masih produktif dan masuk di database UGD Kemiskinan Banyuwangi.

Selama ini mereka melakukan pekerjaan pemeliharaan saluran irigasi melalui kegiatan normalisasi yang tersebar di seluruh Banyuwangi dan pengerjaandilakukan secara gotong royong.

Menurut Guntur, lewat instrumen tersebut tidak hanya program pembangunan yang berjalan, tapi juga berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja bagi warga miskin.

"Program ini kami harap dapat meningkatkan perekonomian arus bawah, produktivitas pertanian, dan kesejahteraan petani di Banyuwangi," katanya.

Guntur menambahkan saat ini Banyuwangi terus menekan angka kemiskinan, kendati saat ini sudah rendah namun berbagai intervensi masih harus dilakukan agar rakyat Banyuwangi benar-benar sejahtera.

Tidak hanya lewat Program Padat Karya pengentasan kemiskinan, kata dia, pemkab juga menggelar program bantuan kepada pelaku usaha mikro, seperti bantuan alat usaha hingga bantuan permodalan.

"Kinerja pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus menunjukkan hasil yang positif, ini semua berkat gotong royong semua pihak. Berkat kepedulian bersama, kini angka kemiskinan di Banyuwangi turun menjadi 6,54 persen atau 0,8 persen dari tahun 2023 sebesar 7,34 persen," ujar Guntur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.