Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Inflasi, Pemkot Palembang Manfaatkan Lahan Kosong 10 Ha untuk Tanam Cabai

📅 Sabtu, 03 Agu 2024, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Inflasi, Pemkot Palembang Manfaatkan Lahan Kosong 10 Ha untuk Tanam Cabai Doc: ANTARA/ HO- Pemkot Palembang
Ket. Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare dengan menanami cabe untuk mengantisipasi dan mengatasi inflasi di kota itu.

PALEMBANG -Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memanfaatkan lahan seluas 10 hektare dengan menanami cabe untuk mengantisipasi dan mengatasi inflasi di kota itu.

"Lahan 10 hektare di kawasan kantor Dinas Pertanian di Gandus ini kami dorong untuk menanam ratusan bibit cabe guna mengatasi apabila terjadi inflasi," kata Pj Wali Kota Palembang Ucok Abdulrauf di Palembang, Sabtu (3/8).

Ia menyebutkan bahwa potensi yang ada di Dinas tersebut sangat baik sekali dalam produktifitas pangan khususnya cabe serta tanaman palawija lainnya.

"Ini tidak menutup kemungkinan jika semua hasil produksi yang dihasilkan oleh Dinas Pertanian akan membantu para pedagang mendapatkan harga yang lebih baik. Maka dari itu, tujuan kita melakukan perluasan lahan tanam cabe ini agar bisa melakukan panen sendiri," katanya.

Menurutnya apalagi warga Kota Palembang lebih dominan dengan khas makanan yang pedas seperti cuko pempek. Untuk jenis cabe sendiri biasa, cabe rawit, keriting dan burung.

Ke depan dengan lahan 10 hektar dan akan ditambah lagi lima hektareIni juga berdampak pada penekanan inflasi pada harga, jika sudah berhasil pengelolaan lahan serta panen besar tentunya akan lebih mudah bagi mereka untuk mengambil.

"Apabila mereka mengambil dari luar tarifnya sudah dipastikan besar, belum lagi bongkar muatan dan biaya angkutannya. Tapi jika mereka mengambilnya dari sini akan lebih murah tentunya dari sisi ongkosnya," katanya pula.

Ia berharap dinas pertanian mampu menggalir dan mengelola lahan itu dengan baik karena potensi yang sangat bagus untuk memproduksi hasil panen.

Kepala Dinas Pertanian Palembang Albert menambahkan pihaknya optimis bisa mengelola lahan dengan ditanami cabe serta tanaman lainnya.

"Tadi harapan pak Wali terhadap ketahanan pangan, Kota Palembang harus bisa menjadi penyedia stock cabe jika terjadi kenaikan angka inflasi harga. Dalam hal ini juga kami masih bisa melakukan tanam dan panen cabe di saat kondisi kering, kita juga ada persediaan air untuk melakukan penyiraman tanaman. Hanya saja kita kesulitan dalam memberantas hama yang ada di tanaman cabe di saat berbuah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.