AS: Penerbangan Charter Pertama Bawa Warga Amerika Keluar dari Medan Perang
📅 Kamis, 05 Mar 2026, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Bloomberg
WASHINGTON - Amerika Serikat pada hari Rabu (4/3) menerbangkan penerbangan charter pertamanya dari Timur Tengah yang dilanda perang, kata Departemen Luar Negeri, setelah diperkirakan 17.500 warga Amerika telah meninggalkan wilayah tersebut secara mandiri.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan penerbangan charter pertama telah meninggalkan Timur Tengah pada hari Rabu tetapi tidak memberikan rincian, dengan alasan kekhawatiran operasional.
"Penerbangan tambahan akan ditingkatkan di seluruh wilayah," kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan, meminta warga Amerika di Israel, UEA, Qatar, dan Arab Saudi untuk mendaftar secara online.
Departemen Luar Negeri telah menghadapi kritik dari para pelancong dan anggota parlemen karena tidak menyediakan jalur keluar yang lebih cepat dari wilayah tersebut, meskipun Amerika Serikat dan Israel memulai perang pada hari Sabtu dengan serangan bersama terhadap Iran.
Iran sejak itu telah menembakkan rudal dan drone di seluruh wilayah tersebut, berharap untuk menimbulkan kekacauan di monarki Arab Teluk yang biasanya stabil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih dari 17.500 warga Amerika telah kembali ke Amerika Serikat sejak perang dimulai, dengan 8.500 orang kembali pada hari Selasa, kata asisten menteri luar negeri Dylan Johnson.
Ia mengatakan Departemen Luar Negeri telah membantu hampir 6.500 orang, sebagian besar warga Amerika pergi sendiri dan hampir semuanya menggunakan penerbangan komersial.
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk segera meninggalkan seluruh Timur Tengah dari Mesir ke arah timur, meskipun perjalanan udara di wilayah tersebut telah sangat dibatasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!