Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Jatuhkan Sanksi 12 Pimpinan Kaspersky Russia

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Jatuhkan Sanksi 12 Pimpinan Kaspersky Russia Doc: anews.com
Ket. Logo Kaspersky.

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan pengenaan sanksi kepada 12 eksekutif dan pemimpin senior raksasa keamanan siber Kaspersky, yang berbasis di Russia.

TechCrunch pada Jumat (21/6) mengutip siaran pers Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (Office of Foreign Assets Control??????/OFAC) Departemen Keuangan AS yang menyatakan bahwa tindakan terhadap eksekutif perusahaan itu ditujukan untuk melindungi pengguna internet dari ancaman siber berbahaya.

"Tindakan hari ini terhadap kepemimpinan Kaspersky Lab menggarisbawahi komitmen kami untuk memastikan integritas domain siber kami dan untuk melindungi warga negara kami dari ancaman siber yang berbahaya," kata Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Intelijen Terorisme dan Keuangan Brian E. Nelson.

"Amerika Serikat akan mengambil tindakan jika diperlukan untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang berusaha memfasilitasi atau memungkinkan kegiatan-kegiatan ini," katanya.

Daftar individu yang terkena sanksi mencakup anggota dewan Kaspersky, termasuk Andrei Anatolyevich Efremov, yang juga kepala pengembangan bisnisKaspersky, dan Igor Gennadyevich Chekunov, yang menjabat sebagai kepala pejabat legal perusahaan.

Sanksi juga dikenakan kepada kepala sumber daya manusia global Kaspersky Marina Mikhaylovna Alekseev, kepala komunikasi perusahaan Denis Vladimirovich Zenkin, dan kepala bagian teknologi Anton Mikhaylovich Ivanov.

Namun, OFACtidak mengenakan sanksi pada Kaspersky, perusahaan induk maupun anak perusahaannya, serta pendiri dan kepala eksekutif perusahaan, Eugene Kaspersky.

Juru bicara Departemen Keuangan AS tidak segera menanggapi permintaan TechCrunch untukmenanyakan mengapa CEO Kaspersky tidak termasuk yang dikenai sanksi.

Juru bicara Kaspersky juga tidak meresponspermintaan tanggapan yang disampaikan.

Pengenaan sanksi akan mempersulit para eksekutif yang terdampak untuk mendirikan perusahaan baru, dan secara efektif akan menghalangi pelanggan dan bisnis Amerika Serikat untuk membayar Kaspersky.

Pemerintah AS sebelumnya telah mengumumkan pelarangan perdana penjualan perangkat lunak Kaspersky di Amerika Serikat, yang akan mulai berlaku pada 20 Juli.

Kaspersky masih dapat memberikan pembaruan perangkat lunak kepada pelanggan yang sudah ada, tetapi hanya sampai 29 September.

Setelah itu, pelanggan di AS yang masih menggunakan Kaspersky tidak akan bisa mendapatkan pembaruan, sehingga perangkat lunak antivirus mereka akan ketinggalan zaman dan berpotensi tidak dapat menghentikan ancaman keamanan siber terbaru.

Juru bicara Kaspersky Sawyer VanHorn mengatakan pada Kamis (20/6) bahwa perusahaan akan menentang pelarangan tersebut.

Pemerintah AS selama bertahun-tahun telah mengambil tindakan terhadap Kaspersky karena khawatirKaspersky dapat digunakan sebagai instrumen Pemerintah Rusia untuk membantu meretas target atau membahayakan keamanan nasional AS.

Pada September 2017, pemerintahan AS di bawahPresidenDonald Trump melarang penggunaan perangkat lunak perusahaan itu di lembaga pemerintah.

Awal tahun itu, peretas pemerintah Russia dilaporkan mencuri dokumen rahasia AS dari komputer rumah kontraktor intelijen, yang pada saat itu menjalankan perangkat lunak antivirus Kaspersky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.