Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Bantah Tudingan Tiongkok tentang Balon Mata-mata

📅 Selasa, 14 Feb 2023, 21:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Bantah Tudingan Tiongkok tentang Balon Mata-mata Doc: ANTARA/REUTERS/Randall Hill
Ket. Balon Tiongkok yang diduga digunakan sebagai mata-mata melayang ke laut setelah ditembak jatuh di lepas pantai di Surfside Beach, South Carolina, AS (4/2/2023).

Washington - Amerika Serikat membantah pernyataan Beijing bahwa Washington telah menerbangkan balon mata-mata di atas wilayah udara Tiongkok.

Tiongkok pada Senin menuduh Washington menerbangkan 10 balon mata-mata di atas wilayah udaranya sejak Januari 2022, dengan mengatakan "sangat biasa" bagi AS untuk melakukannya tindakan itu di wilayah udara negara lain, menurut beberapa laporan.

Pada Senin (13/2), Gedung Putih dengan tajam membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan "kami tidak menerbangkan balon pengintai di atas Tiongkok."

Tudingan tersebut dilayangan Tiongkok ketika AS menembak jatuh objek tak dikenal keempat selama akhir pekan lalu, setelah sebelumnya menjatuhkan tiga objek serupa.

AS belum mengaitkan tiga objek tersebut dengan negara atau tujuan mana pun, tetapi Washington secara terbuka mengaitkan yang pertama dengan Tiongkok, dengan mengatakan balon itu adalah pesawat pengintai yang terkait dengan militer Tiongkok.

Balon itu ditembak jatuh oleh jet tempur F-22 di lepas pantai Carolina Selatan pada 4 Februari. 2023. Tiongkok telah mengklaim kepemilikan pesawat itu, tetapi mengatakan itu adalah balon cuaca yang meledak.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan bahwa balon-balon yang ditemukan AS yang dikendalikan oleh Tiongkok telah memberikan kemampuan aditif terbatas pada platform intelijen Tiongkok lainnya yang digunakan di AS.

"Namun di masa depan, jika Tiongkok terus memajukan teknologi ini, tentu bisa menjadi lebih berharga bagi mereka," kata dia.

Kirby mengaitkan penemuan tiga pesawat anonim lainnya sebagian dengan peningkatan kewaspadaan wilayah udara AS dan Kanada, setelah penemuan balon yang ditembak jatuh 4 Februari, dengan mengatakan negara-negara tersebut "telah lebih cermat meneliti wilayah udara itu, termasuk meningkatkan kemampuan radar kami."

Washington dan Ottawa mengoperasikan komando militer gabungan yang dikenal sebagai Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD).

Tiga pesawat tanpa atribut itu terbang di ketinggian yang lebih rendah daripada balon yang ditembak jatuh di atas perairan teritorial AS, dan tepat di batas ketinggian yang digunakan untuk lalu lintas udara komersial, kata Kirby.

AS menggunakan laser untuk mengonfirmasi sifat dan tujuan dari tiga objek tak dikenal yang telah ditembak jatuh dalam beberapa hari terakhir, termasuk melalui upaya berkelanjutan untuk mengumpulkan puing-puing mereka, yang sebagian besar berada di lokasi musim dingin yang terpencil, kata Kirby.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan balon-balon itu adalah bagian dari armada besar balon pengintai Tiongkok yang digunakan untuk mengawasi lebih dari 40 negara di lima benua.

Tiga objek udara lainnya telah ditembak jatuh untuk sementara, termasuk objek tak dikenal yang ditembak jatuh pada Minggu di atas Danau Huron.

Puing-puing dari pesawat yang ditembak jatuh di atas Danau Huron sekarang kemungkinan berada di perairan yang sangat dalam, ujar dia.

Tidak ada objek tambahan yang sedang dilacak, menurut Gedung Putih.

Kirby mengatakan bahwa Presiden Biden memerintahkan pembentukan tim antarlembaga untuk mempelajari balon dan benda tak dikenal, serta implikasi kebijakannya untuk deteksi, analisis, dan disposisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.