Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Arinal Ajak Pengusaha Kembangkan Industri Cokelat Lokal

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 14:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arinal Ajak Pengusaha Kembangkan Industri Cokelat Lokal Doc: lampungprov.go.id
Ket. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi

BANDAR LAMPUNG- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengajak pengusaha di daerahnya untuk mengembangkan industri cokelat lokal dengan memanfaatkan melimpahnya komoditas kakao.

"Lampung ini menjadi daerah penghasil komoditas kakao nomor dua secara nasional, akan tetapi pabriknya tidak ada untuk mendukung industri cokelat lokal. Sedangkan di Belgia tidak ada perkebunan kakao tapi industri cokelatnya terkemuka," ujar Arinal Djunaidi di Bandar Lampung, Senin (10/6).

Arinal mengajak pengusaha yang ada di daerahnya untuk ikut serta mengembangkan industri cokelat lokal dengan melihat besarnya potensi komoditas kakao Lampung.

"Saya yakin dengan kerja sama dengan semua pihak kita bisa bangun pabrik cokelat di sini. Karena harga cokelat yang sudah diolah per batang cukup mahal daripada dijual dalam bentuk mentah kakao, dan ini menjadi peluang bagi perkembangan ekonomi daerah," ucap dia.

Gubernur Lampung pun melanjutkan bahwa di daerahnya saat ini hanya ada industri pengolahan cokelat yang dikelola oleh BUMD Kabupaten Pesawaran yang berskala kecil. Namun masih mengalami kendala salah satunya kesulitan dalam pemasaran produk.

"Alangkah baiknya kalau saat panen kakao langsung bisa di produksi di sini, jadi ada unit untuk memproses di kebun tidak perlu mahal alatnya yang penting bisa dikelola. Dan nanti tinggal dicarikan pasarnya agar mudah mengatur pola distribusi," imbuh dia.

Arinal mengatakan, dengan adanya hal itu sehingga bisa membantu petani mendapatkan harga jual kakao lebih baik, dari sebelumnya harga kakao mentah hanya 20 ribu rupiah per kilogram di tingkat petani. Bila diproses dapat meningkat dua kali lipat mencapai 60 ribu rupiah per kilogram. Kemudian secara tidak langsung dapat membuka lapangan pekerjaan dengan adanya pabrik pengolahan cokelat lokal.

"Harapannya pengelolaan kakao Lampung ini bisa berjalan dengan baik, hingga menumbuhkan industri cokelat lokal di Lampung yang produknya bisa masuk ke pasar modern dan berbagai daerah," kata Arinal.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.