Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ari Kusmiatun Menjadi Narasumber Pelatihan BIPA di Amerika Serikat

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Ari Kusmiatun Menjadi Narasumber Pelatihan BIPA di Amerika Serikat Doc: Istimewa
Ket. Dosen Fakultas Bahasa Seni dan Budaya UNY, Ari Kusmiatun mendapat kesempatan melakukan penelitian berkaitan dengan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing dengan menggandeng Yale University, Amerika Serikat.

YOGYAKARTA - Kegiatan riset merupakan salah satu program kegiatan akademik yang wajib dilakukan oleh dosen perguruan tinggi. Dosen Fakultas Bahasa Seni dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Ari Kusmiatun mendapat kesempatan melakukan penelitian berkaitan dengan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dengan menggandeng Yale University, Amerika Serikat.

Menurut siaran persnya, riset yang dilakukan Ari mengangkat topik pengembangan bahan ajar BIPA bagi pemelajar BIPA Amerika Serikat dengan tematik olah raga dan berbasis interkultural.

"Hal ini membawa saya menjadi dosen tamu di Yale University untuk mengenalkan budaya serta bahasa Indonesia yang dikaitkan dengan bidang olahraga khususnya permainan tradisional," kata Ari Kusmiatun, Selasa (17/10).

Mengajarkan Bahasa Indonesia di Yale menjadi nilai tambah kegiatan BIPA yang dilakukan Ari sambil melengkapi data riset yang dilakukannya.

Presiden Consortium for the Teaching of Indonesian (COTI) sekaligus dosen Bahasa Indonesia di Yale University, Indriyo Sukmono mengatakan adanya kolaborasi dalam banyak hal termasuk mengajarkan BIPA secara langsung di Yale akan sangat mendukung pengembangan program BIPA di Yale dan menjadikan mahasiswa mengalami interaksi langsung dengan orang Indonesia.

BIPA di Amerika Serikat cukup berkembang dan diselenggarakan di berbagai universitas dan adanya rumah budaya di KBRI. Namun demikian mahasiswa terbanyak ada di Yale University.

Indriyo Sukmono sangat giat dalam memperjuangkan Bahasa Indonesia agar dikenal di Amerika Serikat. COTI adalah satu-satunya organisasi pengajaran Bahasa Indonesia di kawasan Amerika Utara yang dibentuk pada tahun 1975.

Jamie Orson, seorang mahasiswa kelas bahasa Indonesia di Yale menyatakan belajar Bahasa Indonesia sangat menarik dan banyak kegiatan yang menyenangkan.

"Saya senang belajar Bahasa Indonesia," kata Declan Savage, teman sekelasnya.

Pengajar BIPA di Columbia University dengan penugasan Program FLTA, Liam Rolando Leo Liesanggoro senang sekali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan BIPA di KJRI New York.

"Seluruh pemaparan narasumber sangat relevan dengan keadaan kelas Bahasa Indonesia saya di Columbia University," katanya.

Liam menjadi terinspirasi untuk menerapkan berbagai aktivitas baru di kelas terutama virtual tour secara langsung.

Dalam kunjungannya di Amerika Serikat, Ari juga berkesempatan memberikan materi dalam pelatihan BIPA yang digelar oleh KJRI New York bersama COTI.

Pelatihan BIPA ini membekali para pengajar BIPA ataupun calon pengajar BIPA untuk makin menguatkan kompetensi dan wawasan terkait BIPA agar pembelajaran BIPA lebih maksimal. Hadir sebagai pemateri dalam pelatihan ini selain Ari Kusmiatun (UNY) juga Indriyo Sukmono (COTI/Yale University), dan Wati Istanti (Unnes).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.