Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apa Hebatnya Jaket Keselamatan Inovasi Mahasiswa UGM? Ternyata Ini Kelebihannya

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apa Hebatnya Jaket Keselamatan Inovasi Mahasiswa UGM? Ternyata Ini Kelebihannya Doc: Istimewa
Ket. Jaket keselamatan inovasi mahasiswa UGM.

Yogyakarta - Ayo simak kehebatan inovasi ini, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menciptakan jaket keselamatan bernama "J-Force" untuk melindungi pengguna kendaraan bermotor roda dua jika terjadi kecelakaan.

"J-Force merupakan jaket keselamatan pengendara roda dua yang dilengkapi dengan kantong udara atau Air Cushion Restraint Safety sebagai pengaman ketika terjadi kecelakaan," kata pengembang J-Force, Theophylus Yestra Pratama di Kampus UGM, Sleman, DI. Yogyakarta, Senin.

Theo menjelaskan penambahan kantong udara dalam produk yang dikembangkan diharapkan dapat melindungi penggunanya saat terjadi kecelakaan.

Menurut dia, kantong udara ini dapat diisi dan dikosongkan dengan pompa secara manual.

J-Force, kata mahasiswa prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol itu, mirip dengan tas vacum yang bisa diisi udara.

Sementara, udara tidak akan keluar jika penutup saluran udara tidak dibuka. Adapun kantong udara menggunakan bahan yang tidak mudah bocor, kuat terhadap benturan, serta memberikan rasa nyaman bagi penggunanya

Selain Theophylus Yestra, tim pengembang produk J-Force juga mencakup Genesis Junior Sumlang (Teknologi Rekayasa Elektro), Bima Aditya Putra (Perbankan), Hubertus Rangga Rediatama (Perbankan) serta Salsabila Shafa Qorisu (Farmasi) di bawah bimbingan Elton Buyung Satrianto.

Jaket itu dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) yang berhasil lolos mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek.

Bima Aditya menambahkan pengembangan J-Force berawal dari keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021.

Menurut dia, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan data 2020 yang sebanyak 100.028 kasus. Adapun, kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 telah menewaskan 25.266 korban jiwa dengan kerugian materi mencapai Rp246 miliar.

Sementara jumlah korban luka berat akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun lalu sebanyak 10.553 orang, dan korban luka ringan 117.913 orang.

"Berdasar jenis kendaraan, kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi adalah sepeda motor," kata dia.

Melihat kondisi itu lima mahasiswa UGM itu bergerak mengembangkan produk yang dikhususkan untuk pengguna kendaraan roda dua yang dapat melindungi pengguna saat terjadi kecelakaan.

"Kami berusaha meningkatkan fungsional jaket untuk pengendara roda dua, menjadi jaket yang memiliki perlindungan lebih maksimal, terutama jika terjadi kecelakaan," kata Bima.

Produk J-Forces memiliki perlindungan lebih ekstra berupa 'Air Cushion Restraint Safety' yang melindungi tubuh pengguna jaket, tetapi tanpa mengurangi estetika dalam penggunaan jaket.

Bima menyampaikan produk J-Force dibuat dengan berbagai ukuran yang dapat disederhanakan jika tidak digunakan.

Menurut dia, Jaket itu dibuat dengan nuansa warna hitam karena saat dipakai di waktu terang, warna hitam kontras dengan lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan pengguna jalan.

"Jaket bisa dipakai oleh pengguna dengan berat maksimal 75 Kg dan kecepatan berkendara maksimal 80 Km per jam," kata dia.

Sementara Rangga Rediatama menjelaskan produk dibuat dengan tiga lapisan bahan supaya dapat kuat melindungi apabila terjadi kecelakaan.

Lapisan terluar berupa waterproof kuat yang anti pada gesekan, berikutnya lapisan kedua berbahan waterproof kuat dengan kantong udara sebagai balon pelindung pengendara.

Lapisan terakhir, kata dia, terbuat dari bahan dengan sifat empuk, halus, kuat yang bersentuhan langsung dengan tubuh pengguna sehingga memberikan kesan nyaman ketika digunakan.

"Kita pasarkan satu buah jaket seharga Rp260.000," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.