Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Dishub DIY Imbau Wisatawan Jalan Kaki Masuk Malioboro Saat Libur Natal

📅 Senin, 23 Des 2024, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Dishub DIY Imbau Wisatawan Jalan Kaki Masuk Malioboro Saat Libur Natal Doc: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Wisatawan berjalan di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (4/4/2024).

Yogyakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau para wisatawan berjalan kaki saat hendak memasuki kawasan Malioboro karena diperkirakan padat selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Kami berharap bagi yang mau ke Malioboro jangan memaksakan diri menggunakan kendaraan untuk melintas," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub DIY Sumariyoto di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin.

Sumariyoto menuturkan wisatawan yang memaksakan diri menggunakan kendaraan pribadi memasuki kawasan Jalan Malioboro kemungkinan besar hanya akan berputar-putar untuk mencari tempat parkir.

Dia juga memastikan pengendara yang melintas tidak akan memperoleh tempat parkir di sepanjang Jalan Malioboro.

"Silakan dipilih mau menikmati Malioboro di (dalam) mobil atau dengan berjalan kaki karena kalau ke Malioboro hanya melintas, saya pastikan enggak bisa menikmati," ujar dia.

Untuk mempermudah mobilitas wisatawan menjelajah Malioboro, menurut dia, sejumlah kantong parkir resmi telah disediakan, seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali, Senopati, Sriwedani dan Ngabean serta beberapa sirip jalan yang tak jauh dari kawasan wisata itu.

"Silakan cari alternatif parkir tapi tidak jauh dari Malioboro di Ketandan itu paling jalan kaki enggak sampai 400 meter sudah bisa masuk Malioboro tanpa harus bersusah payah macet-macet di Malioboro," ujar dia.

Lebih aman, dia menyarankan rombongan wisatawan, utamanya yang menggunakan bus besar memilih parkir di Halaman Bandara Adisutjipto Yogyakarta kemudian menggunakan moda transportasi umum Trans Jogja untuk menuju pusat Kota Yogyakarta.

Pasalnya, menurut Sumariyoto, bus besar tidak akan diizinkan memasuki kawasan Jalan Malioboro.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono mengatakan berdasarkan hasil olah data Dishub maupun Polda DIY jumlah pergerakan orang di provinsi ini diproyeksikan mencapai 9,2 hingga 9,3 juta orang selama libur panjang mendatang.

Berdasarkan Mobile Positioning Data" (MPD), dia menyebut total wisatawan yang bergerak di provinsi ini diperkirakan mencapai 3,4 juta orang dengan 1,5 sampai 1,7 juta mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di kabupaten/kota.

"Saat ini sudah terjadi kepadatan yang cukup terutama di sentrum, di titik-titik tertentu yang menjadi tujuan wisata," ujar Beny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.