Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasusnya Meningkat Pesat, Simak Tips Untuk Cegah Nyeri Punggung Bawah

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 15:10 WIB | Oleh:
Kasusnya Meningkat Pesat, Simak Tips Untuk Cegah Nyeri Punggung Bawah Doc: Allianz Indonesia
Ket. Nyeri punggung bawah merupakan salah satu penyakit yang telah dialami oleh ratusan juta orang di seluruh dunia. Data dari Allianz Indonesia pun juga menyebutkan bahwa penyakit LBP masuk sebagai salah satu risiko kesehatan yang sering dialami.

Aion UT merupakan mobil listrik yang mengkombinasikan teknologi, performa, dan kenyamanan.

JAKARTA – Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan yang paling sering dirasakan oleh masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang. Berdasarkan data World Health Organization di tahun 2020, LBP dialami oleh 619 juta orang di seluruh dunia dan diperkirakan jumlah kasusnya akan meningkat menjadi 840 juta kasus di tahun 2050 mendatang.

Pada tahun 2021, terdapat penelitian ilmiah yang ditemukan dalam PubMed Central terkait data kasus LBP di Indonesia, di mana sekitar 89% orang dewasa berusia 30-49 memiliki riwayat penyakit ini dalam rentang waktu 12 bulan. 2 Artinya, tidak hanya karena faktor penuaan, namun berbagai risiko lainnya dapat menyebabkan usia produktif dapat mengalami penyakit ini.

Tingginya kasus penyakit LBP ini bahkan kembali terbukti dari data Allianz Indonesia di sepanjang tahun 2024 yang menyebutkan bahwa penyakit LBP masuk sebagai salah satu risiko kesehatan yang sering dialami oleh nasabah.

Penyakit ini biasanya dapat dirasakan ketika nyeri punggung bawah terasa tidak nyaman, rasa nyeri, ketegangan, atau kekakuan di area punggung bawah, yaitu antara tulang rusuk terakhir hingga lipatan bokong. Meski terdengar seperti penyakit biasa, dr. Maya Wardhani, Provider Credentialing& Claim Cashless Medical Advisor Allianz Life Indonesia menjelaskan potensi dampak yang serius dari penyakit ini jika tidak ditangani dengan tepat.

“Nyeri timbul disebabkan adanya tekanan pada susunan saraf tepi daerah pinggang atau saraf terjepit. Pada dasarnya penyakit ini dapat dicegah jika menerapkan langkah-langkah yang benar. Namun, apabila gejala penyakit sudah terasa, maka perlu ditangani dengan benar agar tidak membatasi gerak, mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan produktivitas, dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang,” jelas dr. Maya dalam keterangannya pada hari Jumat (8/8)

Ketika penyakit tidak ditangani dengan benar, nyeri punggung bawah dapat menyebabkan komplikasi menjadi nyeri punggung akut maupun kronis dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, kelemahan otot, perubahan gaya berjalan hingga pincang, gangguan persyarafan yang menyebabkan kelainan pada sistem saraf tubuh hingga fungsi ginjal atau saluran kemih.

Untuk mencegah hal ini terjadi, dr. Maya memberikan beberapa tips pencegahan sedari awal yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Memperbaiki postur tubuh

Baik saat duduk, berdiri, atau mengangkat barang, pastikan posisi tubuh tetap sejajar (tegap) dan tidak membebani punggung.

2. Menggunakan teknik mengangkat beban yang benar.

Saat mengangkat barang, sebaiknya menekuk lutut, menjaga punggung tetap lurus, dan menghindari membungkuk secara tiba-tiba.

3. Aktif bergerak.

Latihan seperti yoga, pilates, atau berenang bisa memperkuat otot punggung dan perut. Sebaiknya menghindari duduk terlalu lama tanpa jeda. Luangkan beberapa menit untuk meregangkan tubuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.