Agar Tidak Rentan terhadap Gejolak Geopolitik, RI Perlu Lakukan Reformasi Struktural
📅 Senin, 28 Apr 2025, 15:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Istimewa
JAKARTA-Pemerintah perlu melakukan reformasi struktural agar fondasi ekonomi RI berdaya tahan tinggi. Jika tidak ekonomi nasional rentan begitu terjadi gejolak geopolitik termasuk perang dagang.
Dosen Magister Ekonomi Terapan, Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, dalam penghitungan pendapatan nasional metode pengeluaran ada pengeluaran konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah dan ekspor bersih (ekspor- impor).
"Berkaitan dengan kemandirian ekonomi, maka kebijakan ekonomi mendorong konsumsi harus mendahulukan konsumsi barang domestik dan diupayakan ketersediaan yang cukup,"ungkapnya di Jakarta, Senin (28/4).
Dari sisi pengeluaran investasi, terus diupayakan pengeluaran investasi barang domestik dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri dengan proporsi besar. "Selain itu mampu menyerap tenaga kerja yang besar.
Teknologi yang sesuai dengan kapasitas sumber daya manusianya. Mengurangi kebergantungan akan bahan baku asing juga akan meningkatkan kemandirian investasi,"tegasnya lagi
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, ekspor perlu ditingkatkan. Untuk mendorong kemandirian, ekspor harus dipastikan tidak tergantung pada suatu negara tujuan ekspor saja, tetap ada diversifikasi negara tujuan ekspor. "Ekspor juga harus berkelanjutan dan kontinyu. Oleh karena itu ekspor harus dikaitkan berbasis pada sumber daya yang dimiliki,"ujarnya
Dalam kaitannya dengan pengeluaran pemerintah harus berorientasi ke barang dan jasa domestik. Selain menjadi panutan bagi lembaga yang lain, pengeluaran ini mampu menciptakan multiplier effect yang besar. Dengan demikian upaya upaya semacam itu mampu menciptakan kemandirian ekonomi, politik dan budaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!