Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revitalisasi Anjungan DKI TMII Gunakan Dana KLB Tanpa APBD

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 17:32 WIB | Oleh:
Revitalisasi Anjungan DKI TMII Gunakan Dana KLB Tanpa APBD Doc: Anjungan DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui revitalisasi Anjungan DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai bagian dari persiapan menyambut 500 tahun Jakarta. Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui revitalisasi Anjungan DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai bagian dari persiapan menyambut 500 tahun Jakarta. Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2).

Anjungan DKI Jakarta yang diresmikan pada 1974 itu dinilai sudah membutuhkan pembaruan menyeluruh setelah hampir lima dekade beroperasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang bangunan tersebut perlu ditata ulang agar mampu merepresentasikan identitas budaya Betawi secara lebih relevan dan kontekstual dengan perkembangan kota.

Revitalisasi tidak hanya difokuskan pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pembaruan konsep ruang dan fungsi. Pemprov DKI ingin agar anjungan tersebut menjadi etalase budaya yang adaptif, edukatif, serta mampu menarik minat generasi muda maupun wisatawan domestik.

"Kami menyetujui revitalisasi menggunakan dana KLB. Nilai alokasi tahap pertama Rp25 miliar, kemudian tahun berikutnya dialokasikan sekitar Rp25 miliar. Seluruhnya berasal dari dana KLB sehingga tidak menggunakan APBD," ujar Pramono.

Pendanaan proyek tersebut bersumber dari dana kejadian luar biasa (KLB) milik PT Wisma Nusantara Indonesia. Dengan skema itu, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp50 miliar dalam dua tahap tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Pemprov DKI menegaskan skema pembiayaan non-APBD menjadi bentuk komitmen untuk menjaga ruang fiskal tetap sehat. Langkah tersebut juga dinilai strategis agar revitalisasi dapat berjalan paralel dengan program prioritas lain tanpa mengurangi alokasi belanja publik.

Perencanaan pembangunan kembali Anjungan DKI Jakarta sebenarnya telah disusun sejak 2024 dan kini memasuki tahap implementasi. Pemerintah menargetkan proses revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan perencanaan teknis yang matang agar hasilnya memiliki daya tahan jangka panjang.

Revitalisasi ini juga diposisikan sebagai simbol pembaruan wajah Jakarta menjelang lima abad usia kota. Pemprov DKI berharap anjungan yang telah diperbarui nantinya tidak hanya menjadi ruang seremonial, tetapi juga pusat aktivitas kebudayaan yang aktif dan produktif.

Keberadaan Anjungan DKI Jakarta di kawasan TMII memiliki nilai historis dan simbolik yang kuat sebagai representasi ibu kota di panggung nasional. Dengan pembaruan menyeluruh, pemerintah berharap anjungan tersebut mampu mempertegas identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada tradisi dan kebudayaan lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.