Ada Pekerjaan Konstruksi di Jl DI Panjaitan, Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Kurangi Kemacetan
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan konstruksi pembangunan saluran "jacking" dan "crossing" di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.
"Sehubungan dengan pembangunan saluran 'jacking' dan 'crossing' di Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur, maka diberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar jalur yang terdampak," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (11/9).
Metode "jacking" merupakan pemasangan pipa dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongkan pipa menggunakan tekanan hidrolik.
Pekerjaan "jacking" saluran yang semula berada di sisi kiri (samping trotoar) berpindah ke sisi kanan samping median jalan.
Karena itu rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk menunjang kelancaran proyek sekaligus meminimalisasi dampak terhadap arus lalu lintas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lokasi pekerjaan terbentang, mulai dari samping "Underpass" Cawang hingga simpang Kalimalang arah Tanjung Priok, termasuk saluran "crossing" di depan Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian dan Pengukuran Sumber Daya Air (UP4 SDA).
Selama pekerjaan berlangsung akan terjadi pengurangan atau penyempitan badan jalan. Karena itu, Dishub melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga konsistensi lajur sekaligus mengurangi potensi kemacetan.
Pekerjaan saluran "jacking" dilakukan bertahap di delapan titik (joint pit) mulai 10 September 2025 hingga 13 Februari 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Titik pekerjaan berada di beberapa lokasi strategis, antara lain depan Park Hotel, Patria Park, Yodya Karya, Wika Tower, Perumnas, hingga Brantas 1 dan 2 (rumah pompa).
Selain itu, pekerjaan saluran "crossing" juga akan dilaksanakan dalam lima segmen dengan sistem rentang waktu (window time) pada pukul 22.00-04.00 WIB. Pada pagi harinya, area pekerjaan akan ditutup plat agar tetap bisa dilintasi kendaraan.
Syafrin mengimbau masyarakat agar menghindari Jalan DI Panjaitan selama pekerjaan berlangsung dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang berlaku.
"Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, arahan petugas di lapangan, serta selalu mengutamakan keselamatan," kata Syafrin.
Berikut rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan saluran berlangsung:
1. Sebagai upaya optimalisasi konsistensi lajur, maka separator jalur Transjakarta sepanjang sekitar 150 meter dibongkar sementara sehingga bus melintas bercampur dengan kendaraan umum. Separator akan dipasang kembali setelah pekerjaan selesai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!