Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada Apa Tiba-tiba Pemkab Serang Bagikan 40 Ton Telur Gratis ke Warga? Ternyata Ini Penyebabnya

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Tiba-tiba Pemkab Serang Bagikan 40 Ton Telur Gratis ke Warga? Ternyata Ini Penyebabnya Doc: Antara/Dokumen Pemkab Serang
Ket. Bupati Serang Ratu Tatu Casanah di Pendopo Bupati Serang, Senin (9/10/2023).

Serang - Ada apa tiba-tiba ada pembagian telur gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (Phokphand) bersinergi dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah itu dengan membagikan sekitar 40 ton telur kepada warga setempat.

Bupati Serang Ratu Tatu Casanah di Serang, Banten, Senin, mengatakan melalui kerja sama ini sebanyak 40 ton telur akan dibagikan secara gratis kepada 2.155 warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Serang.

"Kita kembali mendapatkan bantuan dari industri, yakni Charoen Pokphand yang membantu program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota berkaitan dengan penurunan angka stunting," katanya.

Tatu mengatakan PT Charoen Pokphand akan memberikan bantuan telur secara gratis dan proses distribusi dilakukan oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) dengan target bantuan, yakni anak-anak gizi buruk dan ibu hamil yang kekurangan gizi.

"Pokphand akan memberikan bantuan selama tiga bulan dengan termin per dua pekan, bantuan yang diturunkan sekitar 39,5 ton sampai 40 ton telur secara gratis," katanya.

Tatu mengatakan tahun depan ditargetkan secara nasional stunting turun menjadi di 14 persen. Hal ini, menurut Tatu, tentunya tugas yang cukup berat, sehingga diperlukan kerja sama dari berbagai pihak.

"Bantuan ini bukan hanya berefek terhadap pemenuhan protein, tapi juga penurunan stunting, sehingga perlu ada kerja sama dari berbagai pihak guna mencapai target secara nasional," katanya.

Sementara itu, Koordinator CSR PT Charoen Pokphand, Bambang Setiawan mengatakan penyaluran bantuan akan dilaksanakan pada Desember 2023 hingga Februari 2024, sebab saat ini stoknya masih dalam proses produksi.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Sebenarnya program ini boleh dibilang program besarnya. Sebelumnya kita sudah menyalurkan di tingkat desa yang memang ada peternakan Pokphand. Ini sinergi kami dan ibu bupati fokus juga pada penurunan angka stunting," katanya.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting Kabupaten Serang tahun 2020 sebesar 39,4 persen, pada 2021 menjadi 27,2 persen dan pada 2022 menjadi 26,4 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.