Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada 14 Warga Dilaporkan Hilang Saat Kebakaran Glodok Plaza

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada 14 Warga Dilaporkan Hilang Saat Kebakaran Glodok Plaza Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza.
Ket. Dua kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (22/1).

JAKARTA – Petugas masih terus menemukan jenazah kebakaran Glodok Plaza. Kemarin ada dua kantong mayat dikirim ke RS Polri. Selain itu, keluarga juga terus menunggu hasil identifikasi jenazah dengan harap-harap cemas.

Salah satu keluarga korban, Jauhari (29) masih menunggu pencarian istrinya bernama Ade Aryati (29). Jauhari melaporkan istrinya tersebut hilang dalam kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, yang terjadi Rabu (15/1) malam.

Dia juga menunggu proses identifikasi jenazah korban di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jauhari berharap, hasil identifikasi bisa keluar secepatnya. “Kami ingin cepat ada hasil. Sebab kami juga mesti menyiapkan kepulangannya untuk dimakamkan.” Tutur Jauhari, Rabu.

Dia mengaku telah bolak-balik dari rumahnya yang berada di Pademangan, Jakarta Utara, menuju lokasi kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat selama sepekan ini, sejak kebakaran terjadi pada Rabu (15/1) malam hingga kemarin. Dia kadang datang pukul 09.00 WIB.

Setelah sore, atau petugas kira-kira selesai mencari untuk hari itu, baru dia pulang. Jauhari juga mengaku sempat putus kontak saat berkomunikasi melalui sambungan telepon seluler (handphone) dengan istrinya.

Istrinya bekerja sebagai kasir di salah satu tempat usaha di lantai Sembilan. Pada hari Rabu (15/1) sempat berkomunikasi, tetapi putus pukul 20.56 WIB. Sedangkan, kebakaran Glodok dilaporkan terjadi pada pukul 21.30 WIB.

“Jadi, istri saya itu punya riwayat sesak napas. Mungkin dia menuju tangga yang biasa dia lewati. Kalau saya tanya teman-temannya, tangga yang dia lewati itu arah ke kitchen atau dapur. Pukul 20.56 WIB, putus kontak sama saya,” ujarnya.

Anak lelaki Jauhari bersama kedua orang tua istrinya pun telah dimintai DNA-nya oleh RS Polri. “Kemarin, Jumat atau Sabtu, anak saya dan orang tua istri sudah diambil DNA-nya di RS Polri. Intinya, kita berharap pencarian dan identifikasi ada titik cerahnya gitu,” kata Jauhari.

Hingga kini, terdapat sembilan kantong jenazah yang sudah dikirim ke RS Polri. Proses identifikasi jenazah-jenazah tersebut pun masih berlangsung.

Sejak peristiwa kebakaran Glodok Plaza Rabu (15/1) malam, sebanyak 14 orang telah dilaporkan hilang.

Mereka adalah Ade Aryati (29), Sinta Amelia (20), Aldrinas (29), Aulia Belinda (28), Oshima Yukari (25), Deri Saiki (25), dan Indira Seviana Bela (25). Kemudian, Keren Shalom J (21), Intan Mutiara (26), Desty dan Zukhi Radja (42), Chika Adinda Yustin (26), Muljadi (56) dan Dian Cahyadi (38).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.