Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

76 Juta Orang Menjadi Pengungsi Internal di Seluruh Dunia

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
76 Juta Orang Menjadi Pengungsi Internal di Seluruh Dunia Doc: AFP
Ket. Warga Palestina yang mencari perlindungan di Deir el-Balah setelah melarikan diri dari Rafah di Jalur Gaza selatan, mengisi jerigen mereka dengan air di kamp darurat.

JENEWA - Konflik di Sudan dan Gaza mendorong jumlah pengungsi internal atau internally displaced persons (IDP) di seluruh dunia mencapai rekor 75,9 juta pada akhir tahun 2023, sebuah LSM pemantau mengatakan, Selasa (14/5).

Pusat Pemantauan Pengungsi Internal (IDMC) mengatakan angka tersebut merupakan angka tertinggi pada akhir tahun ini, dengan jumlah orang yang mengungsi di dalam negeri mereka sendiri meningkat lebih dari 50 persen dalam lima tahun terakhir.

Angka tersebut naik dari 71,1 juta pada akhir tahun 2022.

Meskipun pengungsi adalah mereka yang melarikan diri ke luar negeri, pengungsian internal mengacu pada perpindahan paksa orang-orang di dalam negara tempat mereka tinggal.

Dalam Laporan Global tentang Pengungsi Internal tahunannya, IDMC mengatakan bahwa 68,3 juta orang di seluruh dunia terpaksa mengungsi karena konflik dan kekerasan, dan 7,7 juta orang terpaksa mengungsi karena bencana.

Selama lima tahun terakhir, jumlah pengungsi akibat konflik meningkat sebesar 22,6 juta, dengan dua peningkatan terbesar pada tahun 2022 dan 2023.

Dengan jumlah 9,1 juta jiwa, Sudan memiliki jumlah pengungsi tertinggi yang tercatat di satu negara sejak pencatatan dimulai pada tahun 2008, kata lembaga pemantau tersebut. Hampir setengah dari seluruh pengungsi tinggal di Afrika sub-Sahara.

"Selama dua tahun terakhir, kami melihat adanya peningkatan jumlah orang yang harus meninggalkan rumah mereka karena konflik dan kekerasan, bahkan di wilayah yang trennya membaik," kata Direktur IDMC Alexandra Bilak.

"Konflik, dan kehancuran yang diakibatkannya, menghalangi jutaan orang untuk membangun kembali kehidupan mereka, seringkali selama bertahun-tahun."

Monitor ini juga melacak jumlah perpindahan internal: setiap perpindahan paksa baru yang dilakukan seseorang di dalam wilayah mereka. Orang bisa mengungsi beberapa kali.

Tahun lalu terdapat 46,9 juta perpindahan manusia secara paksa, 20,5 juta pengungsi internal akibat konflik dan kekerasan dan 26,4 juta karena bencana.

Pertempuran di Sudan, Republik Demokratik Kongo, dan wilayah Palestina menyumbang hampir dua pertiga perpindahan orang baru akibat konflik pada tahun 2023.

Di Jalur Gaza, 1,7 juta warga Palestina menjadi pengungsi internal pada akhir tahun 2023, dengan 3,4 juta perpindahan baru. Perang Gaza paling berdarah yang pernah terjadi terjadi pada Oktober tahun lalu.

Sepanjang tahun 2023, terdapat enam juta perpindahan paksa orang yang disebabkan oleh kekerasan di Sudan - lebih banyak dibandingkan gabungan 14 tahun sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.