7 Pemeriksaan Kesehatan yang Sebaiknya Tak Dilewati Kaum Wanita
📅 Minggu, 05 Apr 2026, 13:33 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Direktur Klinis Obstetri dan Gineakologi di Rumah Sakit Marengo Asia, Gurugram, India, dr. Pallavi Vasal menyampaikan sejumlah skrining atau pemeriksaan kesehatan yang sebaiknya tidak dilewati setiap wanita.
Menurut laporan Hindustan Times, Jumat (3/4), sebagian besar kondisi kesehatan serius tidak terjadi secara tiba-tiba, namun, berkembang secara perlahan. Oleh karena itu, skrining penting dilakukan secada rutin guna mendeteksi hal-hal yang masih bisa dicegah.
1. Mammografi
Pallavi menekankan pentingnya kesehatan payudara dan disarankan untuk melakukan mammogram rutin, terutama setelah usia 40 tahun. Pemeriksaan itu bertujuan mendeteksi perubahan sejak dini sebelum menjadi berbahaya, terutama terkait kanker payudara.
"Ini bukan sekadar tes, melainkan bentuk kepastian atau peringatan dini saat paling dibutuhkan,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Skrining serviks
Skrining serviks merupakan langkah sederhana namun, sangat penting, seperti pap smear dan tes HPV secara rutin telah membuat kanker serviks menjadi salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah saat ini.
3. Skrining kesehatan jantung
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesehatan jantung sering kali terabaikan pada wanita. Pallavi menyebutkan bahwa kelelahan, sesak napas ringan, atau ketidaknyamanan sering dianggap sepele.
Padahal, pemeriksaan rutin tekanan darah, kolesterol, dan gula darah dapat diam-diam melindungi masa depan.
4. Tes hormonal
Pemeriksaan tes hormonol juga disarankan dilakukan setiap perempuan. Sebab, sejumlah kondisi seperti diabetes dan gangguan tiroid tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas.
Tanda-tanda ringan seperti energi rendah, perubahan berat badan, atau siklus haid tidak teratur sering dianggap bagian dari kesibukan hidup, padahal seharusnya tidak diabaikan.
5. Skrining kesehatan tulang
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (3)
05 Apr 2026, 16:33 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas05 Apr 2026, 16:34 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas05 Apr 2026, 16:34 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!