Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN, 53 Peserta Lolos ke Tahap Susun Desain
📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Humas OIKN
NUSANTARA - Sebanyak 53 peserta lolos mengikuti sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Ibu Kota Nusantara (IKN), dari ratusan peserta yang sebelumnya daftar, sehingga mereka lanjut menyusun desain pada 21 November 2025 - 5 Januari 2026.
"Kreativitas para peserta menjadi kunci dalam melahirkan desain yang mencerminkan semangat Indonesia untuk lebih maju di masa depan," kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Nusantara, Sabtu (22/11).
Rangkaian dari sayembara ini adalah dimulai dari pendaftaran pada 5-15 November, verifikasi kelengkapan dokumen peserta pada 16-16 November, penjelasan teknis (aanwijzing) kepada peserta 21 November kemarin, penyusunan karya desain pada 21 November 2025 - 5 Januari 2026.
Pengumpulan karya desain dijadwalkan 10 Desember - 5 Januari 2026, penjurian Tahap I pada 9-10 Januari, penjurian Tahap II-A pada 14-15 Januari, pengumuman nominator hasil penjurian Tahap II-A pada 16 Januari.
Dilanjutkan dengan presentasi nominator dan penjurian Tahap II-B dijadwalkan pada 22 Januari, penetapan pemenang akan dilakukan pada 23 Januari, dan penyerahan hadiah untuk pemenang dijadwalkan pada 30 Januari 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Basuki mengatakan, penyelenggaraan Aanwijzing Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan IKN, dilakukan Jumat kemarin di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Aanwijzing ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan pemahaman para peserta dengan visi besar pembangunan Pusat Kebudayaan sebagai ruang yang menampung, merayakan, sekaligus mengembangkan identitas bangsa.
Kawasan pusat kebudayaan akan dibangun pada satu garis lurus di sumbu kebangsaan bersama dengan Istana Negara, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN dan Masjid Negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pusat kebudayaan ini akan terdiri atas dua plaza yaitu Plaza Demokrasi dan Plaza Adi Budaya. Kedua plaza tersebut akan dibangun fasilitas kunci seperti museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, galeri seni, serta gelanggang olahraga yang memperkaya ekosistem budaya di IKN.
Ia berharap dari sayembara ini dapat terwujud rancangan kawasan yang tidak hanya estetik, tapi juga mampu menciptakan ruang publik yang memperkuat kebanggaan nasional, menghidupkan ekosistem seni-budaya, bahkan menjadi pusat interaksi inklusif bagi masyarakat dan dunia.
Sementara Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Restu Gunawan, mengajak para peserta sayembara agar desain yang dihasilkan mampu mewakili jiwa Nusantara.
"Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang peduli pusat kebudayaan. Ketika orang datang ke IKN, mereka harus merasakan Indonesia ada di sini. Hal ini tentu membutuhkan konsentrasi dan kreativitas," kata Restu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!