Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2WS Ajak Influencer Ikut Lindungi Satwa Liar dan Habitatnya, Bukan Flexing

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
2WS Ajak Influencer Ikut Lindungi Satwa Liar dan Habitatnya, Bukan Flexing Doc: antara
Ket. Dokumentasi - Orangutan Sumatra (Pongo abelii) bergelantungan di dahan pohon di kawasan Stasiun Penelitian Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Minggu (4/4/2021).

JAKARTA -The Wildlife Whisperer of Sumatera (2WS), sebuah platform digital yang memberi wawasan dan kesadaran pada generasi muda tentang isu satwa liar dan konservasi, menyatakan kampanye digital melalui media sosial bisa melindungi habitat orang utan."Aktifkan media sosialmu, apapun yang kalian bagikan, apapun itu bentuknya, sangat bermanfaat untuk keberlangsungan satwa liar, termasuk orang utan, dan bisa membantu kerja pemerintah kita dan teman-teman lembaga nirlaba yang bergerak di lapangan, dengan catatan, konten harus berupa edukasi dan penyadartahuan, bukan sebatas sensasi," kata Direktur 2WS Arisa Mukharliza dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu (19/8).Pada diskusi dalam rangka memperingati Hari Orang utan Sedunia 2023 yang jatuh pada 19 Agustus, ia menyampaikan kasusflexing atau pamer konten interaksi manusia dengan satwa liar yang dilindungi belakangan memang banyak mewarnai media sosialdan mirisnya sebagian besar dilakukan oleh pemengaruh (influencer).

Hal itu menjadi perhatian khusus pihaknya, sehingga dilakukan edukasi dan sosialisasi pada pemengaruh yang dengan sengaja memelihara satwa liar yang seharusnya dilindungi."Kepada influencer yang sering melakukan flexing memelihara satwa liar, kita terus melakukan mediasi dan sosialisasi, misalnya ada salah satu kasus, seorang influencer kami dapati memelihara monyet ekor panjang yang merupakan satwa dilindungi dengan alasan lucu. Kami kemudian membuka jalur pertemanan kepada influencer tersebut, memberi edukasi setiap hari, mengapa monyet ekor panjang tidak boleh dipelihara," ujarnya.

Ia memaparkan saat ini masih ada perburuan anak orang utan Sumatera untuk diperjualbelikandan rendahnya hukuman terhadap pelaku kejahatan membuat kegiatan ilegal itu belum bisa dihentikan.Selain itu orang utan Tapanuli terancam habitatnyakarena pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Sumatera Utara. Hal itu menyebabkan orang utanTapanuli malnutrisi dan ditemukan berkeliaran di kawasan kebun warga sehingga terjadi konflik dengan manusia."Orang utan Sumatera terancam punah akibat deforestasi, perburuan, dan perdagangan satwa, selain itu penegakan hukum, dan pengalihan fungsi hutan untuk kebun sawit juga menjadi perhatian. Selain itu, pembangunan PLTA Batang Toru juga membuat habitat mereka terancam punah, yang menyebabkan konflik lahan antara satwa dan manusia," katanya.Untuk ituia berpesan agar generasi muda untuk memilih pemimpin masa depan yang membuat rencana pembangunan dengan melibatkan konservasi lingkungan dan alam."Peran generasi muda bisa cerdas memilih pemimpin yang peduli isu biodiversitas dan isu lingkungan. Sebelum pemilu, lihat terlebih dahulu ada atau tidak calon pemimpin yang merencanakan pelindungan satwa liar selama lima tahun, latar belakangnya, media sosial seperti apa, telusuri jejak digitalnya agar kita bisa mendapatkan pemimpin yang memang peduli dengan lingkungan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.