Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Kreatif Bertumpu pada Gen Z, Bonus Demografi Jadi Taruhan

6 Jumat, 06 Nov 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Kreatif Bertumpu pada Gen Z, Bonus Demografi Jadi Taruhan Ekonomi Kreatif Bertumpu pada Gen Z, Bonus Demografi Jadi Taruhan Doc: ANTARA/ HO-Pexels
Ket. Ilustrasi - Kreator konten membuat konten edukatif sebagai bentuk bela negara masyarakat di era digital.

TANGERANG – Sektor ekonomi kreatif (ekraf) semakin strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan nilai tambah berbasis ide, inovasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi.

Di tengah perubahan struktur ekonomi global, sektor ini memiliki potensi besar untuk membuka lapangan kerja, memperkuat daya saing produk lokal, serta memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, pengembangan ekraf masih menghadapi tantangan, mulai dari keterbatasan akses pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, kualitas sumber daya manusia, hingga penetrasi pasar global.

Karena itu, dukungan kebijakan yang terintegrasi diperlukan agar potensi kreativitas tidak sekadar menghasilkan tren, tetapi mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menteri Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengatakan jumlah tenaga kerja di sektor ekraf secara nasional telah mencapai 27,4 juta orang yang didominasi generasi Z dan milenial di bawah usia 40 tahun serta melibatkan 58 persen pekerja perempuan.

Menurut dia, potensi ekonomi kreatif tersebar di hampir seluruh daerah dengan subsektor yang beragam, didukung oleh akar budaya yang kuat. Meski sebagian besar masih tersentral di Jawa, namun kini sudah mulai muncul potensi ekonomi kreatif dari desa di luar Jawa.

"Hal ini menunjukkan potensi yang semakin besar," kata Teuku Riefky Harsya usai membuka acara IDE-IND di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (6/11).

Menurutnya, saat ini pertumbuhan kelembagaan daerah juga menunjukkan tren positif. Jika pada akhir 2024 hanya terdapat sekitar 7 provinsi yang memiliki dinas khusus bidang ekraf, kini jumlahnya telah mendekati 20 provinsi.

"Jumlah kabupaten/kota yang membentuk dinas ekraf juga ditargetkan akan bertumbuh hingga mencapai sekitar 100 daerah pada pertengahan tahun depan," ujarnya.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), katanya, bersama Pemerintah daerah terus memperkuat komitmen dalam mengangkat jenama (brand) serta kekayaan intelektual (IP) lokal agar mampu bersuara di kancah nasional hingga global.

IDE-IND yang digelar di Provinsi Banten, lanjutnya, ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mengangkat karya kreatif lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami berharap melalui program ini, para pelaku lokal dapat bertransformasi menjadi juara nasional hingga menembus pasar global," ujarnya.

Sementara itu untuk menghadapi tantangan berupa akses pasar, konsistensi, serta keberlanjutan kualitas dan produksi, Kementerian Ekraf menyiapkan tiga program utama yakni aktivasi desa kreatif, aktivasi kreatif hub dan kreatif oleh Indonesia yang salah satunya diturunkan melalui program IDE-IND

"Melalui kolaborasi erat antara pusat dan daerah ini, pemerintah optimistis para pelaku ekonomi kreatif lokal dapat terus meningkatkan kualitas produknya dan memperluas akses pasar demi mewujudkan kemandirian bangsa," ujarnya.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dimyati Natakusumah menambahkan Banten memiliki sumber daya manusia yang sangat handal. Menurutnya, jika selama ini perbincangan ekonomi kerap berfokus pada sumber daya alam yang lama-kelamaan bisa habis, kekayaan intelektual justru sebaliknya.

Maka itu, Wagub meminta kepada generasi muda di Banten agar tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil negara (ASN), melainkan berwirausaha melalui sektor ekonomi kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Menara Eiffel Tutup karena ...

Pemerintah Segera Buka Rekrutmen CPNS 2026

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pemerintah Segera Buka Rekr...
Megapolitan
Cegah Produk Palsu, Pemprov...
Luar Negeri
Pemilu Sela Usai, AS-Kanada...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.