Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tercatat Tiga Kali Letusan Gunung Karangetang

26 Senin, 26 Okt 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tercatat Tiga Kali Letusan Gunung Karangetang Tercatat Tiga Kali Letusan Gunung Karangetang Doc: Antara
Ket. Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang mencatat telah terjadi tiga kali letusan dari kawah utara setinggi 1.000-1.100 meter dengan warna asap kelabu.

Manado - Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang menyebutkan telah terjadi tiga kali letusan dari kawah utara setinggi 1.000-1.100 meter dengan warna asap kelabu," kata personel Pos PGA Karangetang, Muhamad Fadlan Rasyidin Bina di Manado, Senin.

Dalam laporan pengamatan Minggu (25/10), letusan pertama tercatat pada pukul 23:04 WITA, sementara letusan kedua dan ketiga tercatat pada pukul 01:24 WITA dan pukul 03:20 WITA.

Pada periode pengamatan tersebut juga teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur 200-1.000 meter mengarah ke selatan, barat daya, barat, dan barat laut.

Guguran lava pijar ke arah selatan lebih kurang 200 meter-700 meter, sementara ke arah barat dan barat daya menuju ke Kali Hiung, Kali Sumpihi, Kali Kinali, Kali Pangi, dan Kali Kiawang lebih kurang 700 meter-1.000 meter.

Selanjutnya, guguran lava pijar yang mengarah ke barat laut mengarah Kali Batuare, Kali Batukole, Kali Malrbuhe jarak luncurnya sekitar 500 meter-700 meter.

Teramati di CCTV pada malam hari sinar api kawah selatan lebih kurang 5 meter-30 meter, sementara di kawah utara sekitar 50 meter-100 meter.

Pada periode pengamatan tersebut, Pos PGA merekam sebanyak tiga kali gempa letusan, 86 kali gempa guguran, 133 kali gempa embusan, 30 kali gempa tremor non-harmonik, 56 kali gempa tremor harmonik, empat kali gempa hybrid/fase banyak, tujuh kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa vulkanik dalam, serta lima kali gempa tektonik jauh.

Terdengar juga suara gemuruh dan dentuman sampai ke pos PGA Karangetang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih menetapkan status Gunung Karangetang Level II (Waspada).

Masyarakat/wisatawan diharapkan mematuhi rekomendasi di antaranya, tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 kilometer.

Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
BNPB Minta Warga Aceh dan S...
Daerah
Tercatat Tiga Kali Letusan ...
Nasional
Mentan Tegaskan Pasokan Ber...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.