Pedagang Warteg Hadapi Dilema Tentukan Harga Menu menyusul Kenaikan Biaya Operasional
Jumat, 06 Nov 2026, 19:07 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Pexels
JAKARTA – Kenaikan harga bahan pokok hingga biaya operasional menjadi tantangan bagi pedagang warteg dalam menentukan harga menu. Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara), Mukroni, menyebut ada empat faktor yang mempengaruhi harga makanan di warteg.
"Kita kan ada empat faktor yang memengaruhi harga menu di warteg ya. Pertama adalah harga bahan pokok, terus sewa, terus gas, sama asistennya," kata Mukroni, Jumat (6/11).
Menurutnya, keempat faktor tersebut menjadi bagian dari pengeluaran yang harus diperhitungkan pedagang. Kenaikan salah satu komponen biaya dapat mempengaruhi harga makanan yang dijual kepada pelanggan.
Ia mengatakan, kenaikan harga bahan pokok juga berdampak pada pajak yang dibayarkan melalui pembelian barang. Semakin tinggi harga bahan pokok, semakin besar pula nilai pajak yang harus dibayarkan pedagang.
Mukroni menjelaskan bahwa kenaikan tersebut berkaitan dengan akumulasi harga bahan pokok yang dibeli pedagang. Ia memberi contoh, perubahan harga barang akan mempengaruhi besaran pajak yang dibayarkan melalui transaksi pembelian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi misalnya 15 persen gitu kan. Dari akumulasi harga pokok sembako," kata dia.
Selain bahan pokok, biaya sewa tempat juga menjadi pengeluaran yang harus diperhatikan pedagang warteg. Menurut dia, kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang ditanggung pemilik tempat dapat berpengaruh terhadap biaya sewa.
Ia mengatakan pemilik tempat usaha dapat membebankan kenaikan biaya tersebut kepada penyewa. Kondisi ini membuat pedagang warteg harus memperhitungkan kembali pengeluaran untuk menjalankan usahanya.
"Karena PBB-nya naik, dia juga nanti akan membebankannya kepada penyewa, pedagang warung juga gitu kan. Jadi kita sebenarnya taat pajak itu," ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!