Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Produk Palsu, Pemprov Banten Awasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

6 Jumat, 06 Nov 2026, 19:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Produk Palsu, Pemprov Banten Awasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Cegah Produk Palsu, Pemprov Banten Awasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi menyampaikan keterangan dalam agenda rapat koordinasi bersama KP3 untuk mengantisipasi kecurangan pendistribusian pupuk di Banten pada Jumat (6/11/2026).

TANGERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat pengawasan terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi di tingkat kios guna mengantisipasi adanya produk palsu yang diperoleh petani di daerahnya tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, melalui keterangan tertulis diterima di Tangerang, Jumat (06/11), menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara komprehensif, mulai dari pendataan penerima, penyaluran di tingkat kios, hingga pengujian sampel pupuk dan pestisida yang beredar.

​"Ini pentingnya memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak, tersedia saat dibutuhkan, serta disalurkan sesuai dengan alokasi dan harga yang telah ditetapkan," ujar dia.

Menurut Deden, upaya pengawasan ini tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur yang tergabung di dalam Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).

​Ia mengatakan berdasarkan data per 1 November 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Banten tercatat mencapai 42 persen untuk jenis urea dari alokasi 82.729 ton, 77 persen untuk NPK dari alokasi 45.500 ton, dan 24 persen untuk pupuk organik dari alokasi 1.770 ton.

​"Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi kami untuk terus mendorong penyerapan pupuk agar lebih optimal," ujar dia. 

Dia menambahkan bahwa saat ini masih terdapat petani yang membutuhkan pendataan dan pendampingan. Langkah itu penting agar para petani di daerah dapat mengakses pupuk bersubsidi sesuai dengan persyaratan administrasi.

"Jadi ini penting agar para petani di daerah dapat mengakses pupuk bersubsidi sesuai dengan persyaratan," katanya. 

​Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Saeful Bahri Maemun menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi penyerapan pupuk adalah kondisi iklim yang berdampak langsung pada aktivitas pertanian.

Menurutnya, sebagian petani terpaksa menunda pengolahan lahan, sehingga kebutuhan pupuk tidak terserap maksimal. Untuk itu mengatasi persoalan petani yang belum terdata di dalam kelompok tani, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan para penyuluh di lapangan.

​"Kalau memang ada laporan di bawah mengenai petani yang belum masuk ke dalam kelompok tani, akan kami segerakan masuk ke kelompok tani dan dialokasikan jatahnya," katanya.

Selain memastikan akses, pengawasan juga difokuskan pada kualitas pupuk dan pestisida di pasaran. Di mana, petugas memantau kios-kios secara berkala setiap dua bulan, sekaligus mengambil sampel produk untuk diuji kelayakannya.

​"Setiap dua bulan sekali tim kami berkeliling ke kios-kios. Kami mengambil sampel pupuk dan pestisida, kemudian mengirimkannya ke pusat pengujian di Bekasi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Kris Dayanti Ajak Musisi Disabilitas Terus Berkarya

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Kris Dayanti Ajak Musisi Di...
Luar Negeri
Menara Eiffel Tutup karena ...

Pemerintah Segera Buka Rekrutmen CPNS 2026

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pemerintah Segera Buka Rekr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.