Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global

5 Kamis, 05 Nov 2026, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global IHSG Hari ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (5/11) bergerak menguat mengikuti bursa Asia dan global seiring pelaku pasar meyakini hasil pemilihan umum (pemilu) midterm Amerika Serikat (AS) akan mempengaruhi prospek pasar keuangan dan ekonomi global.

IHSG dibuka menguat 78,57 poin atau 1,60 persen ke posisi 4.998,34. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 9,16 poin atau 1,83 persen ke posisi 510,40.

“Secara teknikal diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 4.800-5.000. Penguatan signifikan indeks di bursa Wall Street, koreksi harga minyak mentah dan dolar AS, serta rebound-nya harga emas, berpotensi akan menjadi sentimen positif,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari mancanegara, Ratna mengatakan faktor positif berasal dari kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu midterm di AS, serta sikap Presiden AS Donald Trump yang menerima hasil tersebut.

Sebelumnya investor global bersikap risk off (mengurangi eksposur ke aset berisiko) karena menantikan dan mencermati hasil pemilu midterm AS yang hasilnya mempengaruhi berbagai sektor.

"Hal itu telah menghilangkan risiko ketidakpastian politik yang sempat membayangi Bursa Wall Street," ujar Ratna.

Ratna mengatakan kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu midterm AS berpotensi mengubah dinamika kebijakan pemerintahan Trump, terutama terkait kebijakan fiskal, perdagangan internasional, dan hubungan geopolitik.

Selain itu, lanjutnya, hasil tersebut dapat membatasi ruang gerak agenda ekonomi Trump, termasuk kebijakan tarif perdagangan, sehingga berpotensi mempengaruhi prospek pertumbuhan global, arah dolar AS, dan sentimen pasar keuangan.

Sebagai informasi, Partai Demokrat berhasil meraih mayoritas kursi, baik di DPR maupun Senat, serta memenangkan pemilihan gubernur di sejumlah negara bagian penting, seperti Texas.

"Namun, arah kebijakan moneter The Fed tetap akan ditentukan oleh kondisi inflasi dan tenaga kerja" ujar Ratna.

Di sisi lain, Ratna menyebut pelaku pasar juga khawatir kemenangan besar Partai Demokrat dapat berakibat pada lebih banyaknya pembatasan terhadap pusat data di AS.

“Selain itu sejarah menunjukkan bahwa pasar cenderung berkinerja baik di bawah pemerintahan yang terbagi di AS, di mana lebih sedikit kebijakan dan regulasi yang dapat mengganggu prospek bisnis,” ujar Ratna.

Dari dalam negeri, investor akan menantikan data pertumbuhan ekonomi yang akan dirilis pada Kamis (5/11) hari ini, yang diperkirakan tumbuh 1,3 persen quartal on quartal (qoq) pada kuartal III-2026 dari sebelumnya 3,73 persen (qoq) pada kuartal II-2026.

Secara tahunan, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,2 persen year on year (yoy) pada kuartal III-2026 dari sebelumnya 5,29 persen (yoy) pada pada kuartal II-2026.

Menurut Ratna, apabila realisasi berada di bawah ekspektasi, maka berpotensi menekan sentimen pasar karena dapat memperkuat kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan prospek kinerja emiten.

"Sebaliknya, realisasi yang lebih baik dapat menjadi katalis positif bagi pasar dan memperkuat keyakinan investor terhadap ketahanan fundamental ekonomi domestik," ujar Ratna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Pemelihara Hewan Makin Dima...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hadir Juga di Pengadilan, Joko Widodo Menjelaskan Perjalanan Pendidikannya, Keamanan Superketat

Hadir Juga di Pengadilan, Joko Widodo Menjelaskan Perjalanan Pendidikannya, Keamanan Superketat

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.