Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yuk Jaga Benteng Alami Mangrove Bersama Ning Lia, Khofifah dan Slankers Probolinggo

4 Rabu, 04 Nov 2026, 17:04 WIB | Oleh:
Yuk Jaga Benteng Alami Mangrove Bersama Ning Lia, Khofifah dan Slankers Probolinggo Yuk Jaga Benteng Alami Mangrove Bersama Ning Lia, Khofifah dan Slankers Probolinggo Doc: Istimewa
Ket. Ning Lia mengangkat pesan bahwa pelestarian hutan membutuhkan keterlibatan bersama, termasuk komunitas penggemar musik Slank atau Slankers.

PROBOLINGGO – Mangrove bukan sekadar pepohonan yang tumbuh di tepi pantai. Ekosistem ini menjadi benteng alami yang melindungi kawasan pesisir dari abrasi, gelombang laut, sekaligus menjadi habitat berbagai biota. Kesadaran menjaga kekayaan alam tersebut digaungkan melalui gerakan penanaman mangrove yang melibatkan pemerintah, komunitas, hingga musisi.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, turut menyuarakan pentingnya pelestarian lingkungan. "Lestari Hutan Kita with Slanker Probolinggo," tulis senator tersebut pada stastunya.

Ajakan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 Tahun 2026 di Bee Jay Bakau Resort, Kota Probolinggo, Selasa (3/11). Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Bupati Probolinggo Muhammad Haris, Kaka Slank, dan masyarakat melakukan penanaman 8.100 batang bibit mangrove.

Gerakan penghijauan pesisir itu juga melibatkan pelajar, mahasiswa, kelompok tani hutan, komunitas lingkungan, serta sejumlah mitra pembangunan. Tidak hanya menanam pohon, kegiatan tersebut turut diisi pelepasliaran enam ekor burung pecuk padi hitam dan 300 ekor kepiting sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem.

Festival yang mengusung tema "Mangrove Lestari, Masyarakat Sejahtera" tersebut sekaligus menjadi momentum mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keberlangsungan hutan mangrove.

Ning Lia mengangkat pesan bahwa pelestarian hutan membutuhkan keterlibatan bersama, termasuk komunitas penggemar musik Slank atau Slankers. Melalui gerakan "Lestari Hutan Kita with Slanker Probolinggo", semangat menjaga alam diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menekankan bahwa menanam mangrove merupakan salah satu bentuk investasi ekologis untuk menghadapi perubahan iklim. Tanaman tersebut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida sekaligus mendukung ketersediaan oksigen dan menjaga keseimbangan lingkungan.

"Ini adalah cara kita memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus investasi ekologis jangka panjang karena selagi yang ditanam tumbuh dan bisa menyerap karbondioksida berarti menghasilkan oksigen maka saat itu kita bersedekah oksigen," kata Khofifah.

Khofifah menyebut kondisi mangrove di Jawa Timur menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove eksisting di Jawa Timur mencapai 31.067 hektare. Angka tersebut bertambah 3.846 hektare dibandingkan 2021 yang tercatat seluas 27.221 hektare.

Meski mengalami peningkatan, Khofifah mengingatkan bahwa keberhasilan pelestarian mangrove tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang ditanam atau luas kawasan yang bertambah. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan tanaman mampu tumbuh dan ekosistemnya kembali berfungsi secara optimal.

Menurutnya, rehabilitasi harus memperhatikan karakteristik lokasi, jenis tanaman, kondisi lingkungan, serta pemeliharaan setelah penanaman.

Dengan demikian, kegiatan penghijauan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Khofifah juga menghubungkan pelestarian mangrove dengan pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru. Ekosistem yang terjaga dapat mendukung perikanan berkelanjutan, membuka peluang ekowisata, hingga mendorong tumbuhnya usaha kreatif masyarakat pesisir.

Salah satu contohnya adalah Bee Jay Bakau Resort di Kota Probolinggo yang memadukan sektor wisata, edukasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Model tersebut menunjukkan bahwa perlindungan alam dapat berjalan berdampingan dengan pengembangan ekonomi lokal.

Karena itu, Khofifah mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga generasi muda dalam memperkuat rehabilitasi mangrove.

Festival Mangrove Jawa Timur sendiri telah diselenggarakan secara berkesinambungan sejak 2022. Konsistensi pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat pengakuan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui penghargaan untuk kategori penyelenggaraan festival mangrove seri terbanyak dalam kurun waktu lima tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
HYBE: BTS Siapkan Tambahan ...

Kemenpora Ajak ASN Tingkatkan Kebugaran

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpora Ajak ASN Tingkatk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.