Diterjang Banjir Lahar Semeru, Rumah Warga di Kawasan Wareng Lumajang Roboh - Jalan Terputus
Rabu, 04 Nov 2026, 15:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
LUMAJANG – Terjangan banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan kerusakan di kawasan Wareng, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11).
Dahsyatnya aliran banjir yang membawa material vulkanik berdampak langsung terhadap permukiman warga. Sejumlah rumah dilaporkan roboh setelah kawasan tersebut diterjang derasnya aliran air dan material yang terbawa dari Gunung Semeru.
Dikutip dari akun info.surabaya, tak hanya merusak bangunan, banjir lahar juga memutus akses jalan di sekitar lokasi. Kondisi ini membuat mobilitas masyarakat terganggu karena jalur yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari tidak lagi dapat dilalui.
Kerusakan di Wareng menjadi gambaran besarnya dampak banjir lahar yang melanda kawasan Tempursari. Permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai menghadapi ancaman ketika debit air meningkat dan membawa material pasir serta bebatuan.
Dampak bencana tersebut juga dirasakan wilayah lain di Kecamatan Tempursari. Laporan penanganan BPBD Lumajang menyebutkan, tanggul Sungai Glidik di wilayah Wareng, Dusun Pasirejo, Desa Purorejo, mengalami kerusakan hingga jebol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, jalan penghubung Purorejo menuju Tamansari Bawah sepanjang sekitar 100 meter terputus. Akibatnya, 117 kepala keluarga di Dusun Tamansari sempat terisolasi karena akses keluar masuk wilayah mereka terganggu.
BPBD Lumajang bersama petugas gabungan melakukan pendataan dan penanganan di kawasan terdampak. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir lahar susulan, terutama ketika hujan kembali mengguyur kawasan Gunung Semeru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!