Demokrat Amankan 219 Kursi DPR AS, Pastikan Kendali atas Majelis Rendah Kongres
Rabu, 04 Nov 2026, 15:24 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC – Partai Demokrat berhasil merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat setelah mengamankan 219 kursi dalam pemilihan paruh waktu atau midterm elections yang berlangsung Selasa (3/11).
Dari The Guardian, perolehan tersebut melampaui ambang batas mayoritas 218 kursi dari total 435 anggota DPR. Kemenangan ini sekaligus memastikan Demokrat menguasai majelis rendah Kongres AS setelah sebelumnya berada di bawah kendali Partai Republik.
Keberhasilan tersebut menjadi semakin signifikan karena Demokrat juga berhasil merebut mayoritas di Senat. Dengan demikian, partai oposisi pemerintahan Donald Trump itu kini menguasai kedua kamar Kongres AS.
Dilansir dari Al Jazeera, kemenangan di DPR membuka jalan bagi pemimpin Demokrat di majelis tersebut, Hakeem Jeffries, untuk menduduki posisi Ketua DPR (Speaker of the House), menggantikan politikus Republik Mike Johnson.
Jika terpilih, Jeffries akan mencatat sejarah sebagai orang kulit hitam pertama yang menjabat Ketua DPR AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemilu sela kali ini melibatkan seluruh 435 kursi DPR. Sementara itu, 35 kursi Senat juga diperebutkan dalam pemungutan suara tersebut.
Sebelum pemilu berlangsung, Partai Republik menguasai DPR dengan keunggulan tipis. Mereka juga memiliki mayoritas di Senat dengan 53 kursi, berbanding 47 kursi yang dikuasai Demokrat dan dua senator independen yang berkoalisi dengan Demokrat.
Perebutan kendali Kongres menjadi salah satu pertarungan politik paling penting di tengah masa jabatan kedua Trump.
Kemenangan Demokrat diperkirakan akan mengubah peta kekuasaan di Washington. Dengan menguasai DPR dan Senat, Demokrat memiliki posisi lebih kuat untuk mengawasi kebijakan pemerintahan Trump, menghambat sejumlah agenda legislatif, serta melakukan penyelidikan terhadap kebijakan dan aktivitas pemerintah federal.
Kongres periode baru atau Kongres ke-120 dijadwalkan mulai bekerja pada 3 Januari 2027.
Hasil pemilu ini sekaligus mengakhiri kendali penuh Partai Republik atas Kongres yang sebelumnya menjadi salah satu kekuatan utama pemerintahan Trump.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!