Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Triliun untuk Menata RW Kumuh

3 Selasa, 03 Nov 2026, 16:04 WIB | Oleh:
DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Triliun untuk Menata RW Kumuh DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Triliun untuk Menata RW Kumuh Doc: ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta
Ket. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike.

JAKARTA -- Komisi D DPRD DKI Jakarta menyepakati sementara alokasi anggaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta sebesar Rp1,549 triliun untuk penataan RW kumuh dan revitalisasi rumah susun (rusun).

Ketua Komisi D DPRD DKI Yuke Yurike dalam keterangan resmi, Selasa, mengatakan masalah perumahan di Jakarta masih sangat kompleks. Menurutnya, klasifikasi RW kumuh masih bertambah sehingga perlu penanganan sesegera mungkin.

Di sisi lain, kata dia, program penataan kampung kumuh perlu evaluasi secara komprehensif, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus sejalan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita mau wilayah itu selain ditata, masyarakatnya juga bisa naik kelas,” kata Yuke. 

Lebih lanjut, dia menyebutkan fasilitas di sejumlah rusun yang belum ramah disabilitas juga menjadi sorotan Komisi D DPRD DKI Jakarta. Untuk itu, perlu dilakukan inventarisasi sembari menunggu anggaran revitalisasi.

“Jadi, kita juga minta daftarnya, mana yang memang belum ramah disabilitas,” ujar Yuke.

Di sisi lain, dia mengungkapkan Dinas PKRP DKI Jakarta telah memberdayakan warga penghuni rusun, khususnya penyandang disabilitas, untuk bekerja sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau petugas keamanan.

Kemudian, untuk mengatasi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna memperbaiki fasilitas rusun, Yuke menyarankan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersinergi dengan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan bertujuan agar tidak terus bergantung pada rusun bersubsidi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.