Bunda Wajib Tahu! 7 Permainan Tradisional untuk Tumbuh Kembang & Rangsang Kecerdasan si Kecil
Rabu, 04 Nov 2026, 19:13 WIB | Oleh: OpikSaat bermain, anak belajar bergerak, berlari, dan memperkirakan lokasi persembunyian. Mereka juga berlatih memahami aturan, menunggu giliran, serta berinteraksi dengan teman sebaya.
Selain itu, permainan ini dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan sosial melalui aktivitas yang menyenangkan.
5. Menggambar dan mewarnai
Menggambar dan mewarnai dapat membantu mengembangkan kreativitas serta kemampuan motorik halus anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika memegang pensil warna, krayon, atau kuas, anak belajar mengendalikan gerakan jari dan tangannya. Aktivitas ini juga membantu melatih koordinasi mata dan tangan yang nantinya berguna ketika anak mulai belajar menulis.
Orang tua sebaiknya tidak terlalu membatasi hasil gambar anak. Biarkan mereka berkreasi dan mengekspresikan imajinasi melalui warna maupun bentuk.
6. Bermain bola
Bermain bola, seperti melempar, menangkap, menendang, atau menggiring bola, bermanfaat untuk melatih kemampuan motorik kasar anak.
Permainan ini membantu mengembangkan keseimbangan tubuh, koordinasi gerakan, kekuatan otot, dan kemampuan mengendalikan tubuh.
Jika dilakukan bersama teman, anak juga dapat belajar bekerja sama, berkomunikasi, serta menerima kemenangan maupun kekalahan.
7. Bermain musik dan bernyanyi
Mengenalkan musik melalui alat sederhana seperti tamborin, drum mainan, atau alat musik dari barang bekas dapat membantu merangsang perkembangan anak.
Anak belajar mengenali irama, suara, dan pola bunyi. Bernyanyi juga dapat membantu memperkaya kosakata serta melatih kemampuan berbahasa.
Selain itu, bergerak mengikuti irama musik dapat menjadi aktivitas menyenangkan yang melibatkan koordinasi tubuh dan ekspresi emosi.
Pentingnya memilih permainan sesuai usia anak
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!