Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Sinyal Damai AS-Iran Bikin Pasar Bergairah
Selasa, 03 Nov 2026, 00:24 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDampaknya mulai terlihat di pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris tenor 10 tahun turun 10 basis poin atau 0,1 poin persentase, mencapai posisi terendah sejak 22 September 2026. Penurunan imbal hasil tersebut mencerminkan berkurangnya tekanan biaya pinjaman pemerintah.
Sementara itu, saham perusahaan penerbangan justru menikmati keuntungan dari merosotnya harga minyak yang berpotensi menekan biaya bahan bakar.
Saham International Airlines Group (IAG), perusahaan induk British Airways, menguat 4,2 persen di bursa London. Di Amerika Serikat, saham United Airlines bahkan melonjak hingga 7 persen di New York.
Pergerakan pasar tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh perkembangan konflik AS-Iran terhadap perekonomian dunia. Jika jalur diplomasi menghasilkan kesepakatan dan Selat Hormuz kembali dibuka, tekanan terhadap harga energi dan inflasi global berpeluang semakin berkurang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!