Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lintas Teknologi Himpun Pemerintah dan Industri Perkuat Ekosistem AI Indonesia

2 Senin, 02 Nov 2026, 20:10 WIB | Oleh:
Lintas Teknologi Himpun Pemerintah dan Industri Perkuat Ekosistem AI Indonesia Lintas Teknologi Himpun Pemerintah dan Industri Perkuat Ekosistem AI Indonesia Doc: Lintas Teknologi Indonesia
Ket. Sesi diskusi panel pada Lintas Teknologi Solutions Day 2026 yang diselenggarakan oleh PT Lintas Teknologi Indonesia di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Sabtu (31/10/2026). Ajang ini mempertemukan pemerintah, industri telekomunikasi, dan perusahaan teknologi untuk memperkuat infrastruktur, regulasi, serta talenta dalam pengembangan ekosistem AI Indonesia.

JAKARTA – Pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar ketersediaan teknologi. Kesiapan infrastruktur digital, kepastian regulasi, kualitas data, serta kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting agar teknologi tersebut dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Lintas Teknologi Solutions Day 2026 yang diselenggarakan PT Lintas Teknologi Indonesia di Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Mengusung tema "AI Is Ready. Are You Part of It?", kegiatan ini mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, industri telekomunikasi, perusahaan teknologi, dan ekosistem digital. Forum tersebut juga menjadi bagian dari peringatan 25 tahun perjalanan Lintas Teknologi Indonesia.

President Director PT Lintas Teknologi Indonesia, Muhamad Paisol, mengatakan kesiapan Indonesia dalam mengadopsi AI membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurut dia, teknologi perlu diintegrasikan dengan kebutuhan industri agar tidak berhenti sebagai inovasi atau demonstrasi kemampuan teknis.

"Sebagai system integrator, Lintas Teknologi Indonesia mengambil peran untuk mengorkestrasi berbagai kapabilitas teknologi dan menghubungkannya dengan kebutuhan industri. Bagi kami, teknologi harus lebih dari sekadar inovasi; teknologi perlu diintegrasikan menjadi solusi yang relevan, dapat diterapkan, dan menghasilkan dampak nyata bagi pelanggan maupun masyarakat," ujar Paisol melalui siaran pers pada hari Senin (2/11).

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah, operator telekomunikasi, principal teknologi, dan mitra ekosistem diperlukan untuk menerjemahkan kesiapan AI menjadi nilai tambah bagi perekonomian dan masyarakat.

Infrastruktur dan regulasi menjadi fondasi AI

Dalam konferensi utama, pembahasan mencakup kebijakan pemerintah, transformasi industri, serta hubungan antara perkembangan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan serta kebudayaan.

Sejumlah pejabat pemerintah yang hadir sebagai pembicara utama antara lain Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.

Nezar Patria menyoroti pentingnya infrastruktur telekomunikasi sebagai fondasi pengembangan ekosistem AI. Menurut dia, pertukaran data, komputasi berbasis cloud, hingga pengembangan aplikasi AI sangat bergantung pada jaringan komunikasi yang andal. Karena itu, Indonesia perlu memperkuat kualitas dan keterjangkauan konektivitas, memperluas jaringan broadband, serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan industri.

Selain infrastruktur, kepastian regulasi juga diperlukan untuk memastikan pengembangan AI berjalan secara bertanggung jawab. Kerangka kebijakan yang adaptif diharapkan dapat memberikan ruang bagi inovasi sekaligus menjaga kepentingan publik dan ketahanan digital nasional.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengingatkan bahwa perkembangan AI akan membawa perubahan terhadap pola hidup, interaksi antarmanusia, dan ekspresi kebudayaan. Ia menekankan pentingnya pendekatan human-centered AI, yakni pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang tetap menempatkan manusia sebagai pusat perhatian.

Dalam bidang kebudayaan, AI dinilai memiliki potensi untuk membantu pengembangan konten budaya dan pemanfaatan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) Indonesia. Pemanfaatan teknologi digital tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan produk kreatif berbasis kekayaan budaya nasional. Namun, penerapannya tetap perlu memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan warisan budaya.

Operator telekomunikasi dan perusahaan teknologi berperan

Dari perspektif industri, forum tersebut juga membahas peran operator telekomunikasi dalam membangun layanan digital berbasis AI.

Sejumlah perwakilan industri yang hadir antara lain Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna, Direktur sekaligus Chief Strategy and Execution Officer Indosat Ooredoo Hutchison Honesti Basyir, Chief Analytics & AI Officer XLSmart Sayan Banerjee, serta EGM Divisi IT Telkom Fopo Rahmat Fauzi.

Diskusi menyoroti bahwa penerapan AI di sektor industri tidak cukup hanya dengan menyediakan perangkat dan platform teknologi. Kualitas data, kompetensi tenaga kerja, serta pemilihan kasus penggunaan atau use case yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan pelanggan juga menentukan keberhasilan implementasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.