Banjir Besar di Aceh Barat Menghantam Sebuah Jembatan Gantung
Senin, 02 Nov 2026, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jembatan gantung sepanjang seratusan meter yang membentang di antara Desa Kajeung-Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas rusak parah setelah sarana penyeberangan ini dihantam banjir pada Minggu (1/11) tengah malam.
“Akibat rusak dan putusnya jembatan gantung ini, menyebabkan transportasi warga terganggu,” kata Camat Sungai Mas Zulkifli di Aceh Barat, Minggu (1/11).
Ia menjelaskan jembatan gantung tersebut sebetulnya juga pernah rusak saat bencana alam banjir bandang melanda Aceh pada 26 November 2025.
Namun, kerusakan jembatan tersebut telah dilakukan perbaikan oleh TNI pada tahun 2026 ini, dan telah digunakan oleh masyarakat untuk akses penyeberangan dan transportasi publik.
Akibat tingginya curah hujan yang melanda sebagian besar wilayah Aceh Barat dan sekitarnya sejak dua hari belakangan ini, menyebabkan jembatan gantung di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat kembali rusak parah akibat diterjang banjir.
Zulkifli mengakui akibat kerusakan tersebut, mengakibatkan akses ribuan warga di wilayah ini kembali terganggu dan menyebabkan warga harus berputar sejauh lima kilometer, guna mengakses ibu kota kecamatan.
“Kerusakan jembatan gantung ini juga sudah kami laporkan kepada pimpinan daerah dan instansi terkait,” demikian Zulkifli.
Banjir Meluas
BPBD Aceh Barat menyatakan banjir meluas hingga ke 43 desa, tersebar di 10 kecamatan, dengan ketinggian air rata-rata di atas 30 centimeter.
“Banjir ini dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Sabtu (31/10) malam,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan kepada wartawan, Minggu malam.
Ada pun wilayah 10 kecamatan dan gampong terendam banjir masing-masing Kecamatan Pante Ceureumen terdiri dari Desa/Gampong Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, Sikundo (badan jalan dan pagar sekolah tergerus air), dan Seumantok.
Kecamatan Sungai Mas meliputi Desa Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong. Kecamatan Woyla Barat meliputi Desa/Gampong Cot Rubek, Cot Rambong, Cot Maleh, Napai, Blang Cot Mameh, dan Blang Luah.
Di Kecamatan Woyla banjir turut merendam Desa/Gampong Cot Keumude, Pasi Birah, Aron Tunong, Ie Itam Tunong, Ie Itam Baroh, Ranto Pantang, Blang Mee, Drien Mangko, dan Pasi Ara Kb, dan di Kecamatan Woyla Timur meliputi Pasie Ara dan Leubok Pantang.
Banjir juga merendam dua desa di Kecamatan Arongan Lambalek meliputi Peuribu dan Teupin Peuraho, Kecamatan Panton Reu meliputi Desa Meugo Cut, Ujong Raja, dan Meutulang.
Sedangkan di Kecamatan Kaway XVI banjir merendam Desa/Gampong Simpang Peunia, Pasie Jeumpa, Muko, Palimbungan, Tanjong Bungong, Padang Mandang, dan Meunasah Rambut.
Sementara di Kecamatan Meureubo banjir merendam Desa Pasi Mesjid dan di Kecamatan Johan Pahlawan banjir merendam Pasi Leuhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!