Bursa Kripto Binance Diretas, Investor Ramai-ramai Tarik Aset $3,6 Miliar
Senin, 02 Nov 2026, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Guardian/Bloomberg
NEW YORK - Binance mengatakan telah menerima penarikan aset sekitar $4,7 miliar pada hari Minggu (1/11), setelah lebih dari $6 miliar aset virtual dicuri dari bursa mata uang kripto tersebut dalam peretasan besar-besaran yang menurut FBI dilakukan oleh Korea Utara.
Binance adalah bursa kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan harian. Berita tentang serangan peretasan, yang dianggap sebagai perampokan kripto terbesar sepanjang sejarah, menyebabkan harga sebagian besar mata uang kripto utama anjlok tajam pada hari Jumat.
Perusahaan tersebut telah memberikan jaminan bahwa mereka akan menanggung kerugian akibat serangan tersebut. Mereka mengatakan telah menggunakan dana perusahaan untuk membeli token guna mengganti 90 persen dari aset yang telah dicuri.
Binance menangguhkan penarikan dana pengguna setelah serangan tersebut. Penarikan akan dilanjutkan secara bertahap, yang pertama dimulai pada hari Minggu.
Antara pukul 06.00 GMT dan 15.30 GMT, platform tersebut menyatakan telah memproses penarikan sebesar $4,65 miliar dan setoran sebesar $1,01 miliar.
Arus keluar bersih sebesar $3,64 miliar tersebut setara dengan sekitar 2,1 persen dari total aset yang dikelola perusahaan.
Biro Investigasi Federal (FBI) AS menuduh Korea Utara berada di balik peretasan tersebut dalam sebuah pernyataan hari Sabtu, mengkonfirmasi kecurigaan sebelumnya dari para penyelidik swasta dan analis bahwa sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Pyongyang bernama TraderTraitor bertanggung jawab.
TraderTraitor adalah kelompok yang sama yang dituduh melakukan pencurian dana sebesar $1,5 miliar dari platform Bybit pada Februari tahun lalu.
"Biro Investigasi Federal merilis informasi yang menyatakan bahwa Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara) bertanggung jawab atas pencurian lebih dari 6 miliar dolar AS dalam aset virtual dari bursa mata uang kripto Binance, pada atau sekitar tanggal 29 Oktober 2026," demikian bunyi pernyataan tersebut.
FBI menambahkan mereka telah mengamati "aktor TraderTraitor" yang mengkonversi aset curian menjadi Ethereum, dan memperkirakan aset tersebut akan dicuci lebih lanjut dengan mengkonversinya menggunakan keuangan terdesentralisasi dan layanan pertukaran instan.
Dalam pernyataan itu, mereka mendesak entitas sektor swasta "untuk memblokir transaksi dengan atau yang berasal dari alamat yang digunakan oleh pelaku TraderTraitor untuk mencuci aset curian ini."
Presiden AS Donald Trump meragukan keterlibatan Korea Utara dalam peretasan tersebut.
"Saya tidak khawatir. Kami sedang mempelajarinya. Kami tidak tahu apakah itu Korea Utara," kata Trump kepada wartawan di kediamannya di Florida pada Sabtu malam.
Presiden sering kali mengenang pertemuan puncaknya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama masa jabatan pertamanya.
'Komitmen' Tanggung Kerugian
Binance pada hari Sabtu mengatakan telah menyisihkan lebih dari $6,34 miliar dana perusahaan untuk menutupi kerugian akibat peretasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!