Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Menteri Maruarar Sirait: Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Mengontrak Bisa Dapat Bedah Rumah.

2 Senin, 02 Nov 2026, 11:43 WIB | Oleh:
Terobosan Menteri Maruarar Sirait: Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Mengontrak Bisa Dapat Bedah Rumah. Terobosan Menteri Maruarar Sirait: Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Mengontrak Bisa Dapat Bedah Rumah. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama penerima bantuan Program Bedah Rumah memasang stiker Bedah Rumah Merah Putih di Jakarta.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR yang mengontrak (menyewa) rumah bisa mendapatkan bantuan program Bedah Rumah.

"Jadi yang punya rumah boleh, yang mengontrak pun boleh! Kenapa? Di Jakarta dan banyak kota besar, itu banyak rakyat kita itu tidak mampu ya membeli rumah, dia mengontrak terus-menerus. Kalau kita cuma membuat peraturan yang boleh diperbaiki oleh negara hanya yang punya rumah, kapan rakyat yang mengontrak ini diperbaiki," ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, hal ini merupakan terobosan dalam mendukung renovasi rumah tidak layak huni bagi MBR.

"Kita terobos, tapi kita harus juga jaga kepentingannya. Jangan kita perbaiki tahu-tahu nanti biaya kontrakannya dinaikkan," kata Maruarar atau akrab disapa Ara.

Ara mengatakan sebelum program Bedah Rumah dilaksanakan pemilik kontrakan membuat pernyataan yang berjanji tiga tahun setelah rumah tersebut diperbaiki, penghuni kontrakannya tetap sama dan biaya kontrakannya tidak boleh dinaikkan.

"Lindungi rakyat, jangan nanti kita perbaiki kemudian dinaikkan rakyatnya diusir dari kontrakan. Kita harus jaga rakyat kita. Kita jaga. Kalau begini bagaimana, kita lindungi. Karena ini program bukan buat pemilik kontrakan tetapi bagi rakyat. Masyarakat berpenghasilan rendah. Bukan buat program memperbaiki rumah bagi pemilik kontrakan, tetapi bagi yang mengontrak," katanya.

Penyelesaian perbaikan rumah para penerima bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Menteri PKP Maruarar Sirait berharap pelaksanaan Program Bedah Rumah di berbagai daerah dapat terus dipercepat untuk mendukung pencapaian target perbaikan 400.000 unit rumah.

“Harapannya, program Bedah Rumah di daerah-daerah lain juga dapat segera diselesaikan sehingga target 400.000 unit rumah dapat tercapai,” ujar Ara.

Program Bedah Rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan semangat gotong royong. Melalui program ini, pemerintah memberikan bantuan stimulan agar masyarakat dapat memperbaiki rumahnya secara swadaya sehingga menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Dirinya juga menyampaikan kolaborasi Kementerian PKP dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam program pemberian satu juta sertifikat rumah gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan pada tahun 2026. Program ini diharapkan dapat ditingkatkan menjadi tiga juta sertifikat rumah gratis pada tahun 2027.

Selain itu, Ara turut mendorong dukungan permodalan usaha melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memperkuat perekonomian keluarga. Salah satu dukungan yang disampaikan adalah penurunan bunga pembiayaan PNM dari 22 persen menjadi 8 persen.

Dia menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian yang layak, tetapi juga pada penguatan ekonomi keluarga.

“Sertifikatnya diberikan gratis, ekonomi keluarganya dibantu supaya usahanya maju, rumahnya dibedah,” katanya.

Melalui berbagai program tersebut, Kementerian PKP terus mendorong peningkatan kualitas hunian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Dukungan terhadap kepastian hukum kepemilikan rumah dan pengembangan usaha keluarga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.