Trailer Final Dune: Part Three Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Kompetisi denganv Avengers: Doomsday Dimulai dalam Penjualan Presale
Rabu, 28 Okt 2026, 10:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Warner Bros. Pictures merilis final trailer Dune: Part Three pada Selasa (27/10), menampilkan perubahan drastis Paul Atreides dari pemimpin pemberontakan menjadi kaisar yang harus menghadapi konsekuensi kekuasaannya sendiri.
Film garapan Denis Villeneuve ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Utara pada 18 Desember 2026. Penayangannya akan berhadapan langsung dengan Avengers: Doomsday, film Marvel Studios yang juga dijadwalkan meluncur pada tanggal yang sama.
Persaingan kedua film tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertarungan box office paling menarik pada musim liburan akhir tahun, terlebih keduanya memiliki basis penggemar besar dan mengandalkan pengalaman menonton di layar lebar.
Final trailer Dune: Part Three menegaskan bahwa cerita kali ini tidak lagi berpusat pada perjuangan Paul untuk merebut kekuasaan. Setelah berhasil menguasai Imperium, karakter yang diperankan Timothée Chalamet tersebut justru menghadapi ancaman dari berbagai pihak, termasuk orang-orang yang dahulu berada di sekelilingnya.
Film ini diadaptasi dari novel Dune Messiah karya Frank Herbert dan mengambil latar sekitar 17 tahun setelah peristiwa Dune: Part Two.
Dalam sinopsis resminya, Paul digambarkan sebagai kaisar yang harus menghadapi pemberontakan, ancaman baru, serta konspirasi yang mengincar kekuasaannya. Ia juga dihantui visi mengenai keruntuhan Imperium dan persoalan hubungan dengan Chani, yang diperankan Zendaya.
Paul Atreides dan ironi kekuasaan
Salah satu daya tarik trailer terbaru ini adalah perubahan karakter Paul. Ia tidak lagi tampil sebagai pemuda yang melawan ketidakadilan terhadap keluarganya, tetapi sebagai penguasa yang harus mempertanggungjawabkan dampak dari perang yang dipimpinnya.
Kalimat dalam trailer, “After years of combat, I've become the oppressor Chani had sworn to fight”, menggambarkan ironi tersebut. Setelah bertahun-tahun berperang, Paul justru berubah menjadi sosok penindas yang dahulu hendak dilawan Chani.
Konflik itu menjadi fondasi menarik bagi film ketiga. Kemenangan Paul dalam perang sebelumnya ternyata tidak otomatis membawa perdamaian. Kekuasaan yang dibangun melalui pemberontakan justru membuka jalan bagi konflik baru.
Hubungan Paul dan Chani pun menjadi salah satu pusat emosional cerita. Chani sebelumnya menentang keputusan Paul menggunakan pernikahan politik dengan Putri Irulan, yang diperankan Florence Pugh, untuk mengamankan kedudukannya sebagai kaisar.
Kini, ketika kekuasaan Paul semakin besar, hubungan personal tersebut berhadapan dengan kepentingan politik dan ancaman yang lebih luas.
Robert Pattinson hadir sebagai ancaman baru
Final trailer juga memperlihatkan dunia politik Arrakis yang semakin rumit. Robert Pattinson bergabung sebagai Scytale, tokoh yang terlibat dalam konspirasi untuk menjatuhkan Paul.
Selain Chalamet, Zendaya, dan Pugh, film ini turut menghadirkan Jason Momoa, Rebecca Ferguson, Javier Bardem, serta Anya Taylor-Joy.
Momoa kembali sebagai Duncan Idaho dalam versi baru bernama Hayt. Kehadirannya menambah dimensi cerita yang menghubungkan kembali perjalanan Paul dengan masa lalunya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!