Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Trump Tebar Hadiah $1 Juta untuk Pembongkar Kecurangan Pemilu AS

27 Selasa, 27 Okt 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Trump Tebar Hadiah $1 Juta untuk Pembongkar Kecurangan Pemilu AS Trump Tebar Hadiah $1 Juta untuk Pembongkar Kecurangan Pemilu AS Doc: Istimewa
Ket. Trump menulis bahwa pelapor akan menerima hadiah setelah pihak yang diduga menciptakan kecurangan ditangkap dan dijatuhi hukuman.

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar 16 miliar rupiah bagi siapa pun yang memberikan informasi mengenai kecurangan pemilu yang berujung pada penangkapan dan pemidanaan pelakunya. Pengumuman ini muncul hanya beberapa hari menjelang pemilihan paruh waktu AS pada 3 November 2026.

Dilansir dari France 24, Selasa (27/10), Trump mengumumkan tawaran tersebut melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Senin (26/10). Ia menyatakan hadiah itu berlaku bagi pelapor kecurangan dalam pemilu sebelumnya maupun pemilihan paruh waktu yang akan datang.

Trump menulis bahwa pelapor akan menerima hadiah setelah pihak yang diduga menciptakan kecurangan ditangkap dan dijatuhi hukuman. Namun, ia tidak menjelaskan secara terperinci sumber pendanaan hadiah tersebut, mekanisme penyalurannya, ataupun lembaga yang akan bertanggung jawab mengelolanya.

Tawaran tersebut kembali menempatkan isu integritas pemilu sebagai sorotan dalam politik AS. Trump selama bertahun-tahun berulang kali melontarkan tuduhan kecurangan dalam pemilihan presiden 2020, termasuk klaim bahwa dirinya sebenarnya memenangkan pemilihan yang mengantarkan Joe Biden ke Gedung Putih.

Namun, berbagai penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa kecurangan pemilu tergolong jarang terjadi. Praktik pemungutan suara oleh orang yang bukan warga negara AS dalam pemilihan federal juga telah dilarang oleh hukum.

Pengumuman hadiah itu muncul ketika persaingan menuju pemilihan paruh waktu semakin memanas. Pemungutan suara pada 3 November akan menentukan komposisi baru Kongres AS, termasuk kursi-kursi di DPR dan Senat.

Jajak pendapat yang dikutip France 24 menunjukkan Partai Demokrat unggul dalam persaingan tersebut, sementara Partai Republik menghadapi tantangan untuk mempertahankan kendali atas kedua kamar Kongres. Jika Demokrat berhasil merebut mayoritas, agenda pemerintahan Trump berpotensi menghadapi hambatan lebih besar, termasuk melalui penyelidikan dan pengawasan kongres selama dua tahun terakhir masa jabatannya.

Tawaran hadiah untuk pelapor kecurangan ini bukan satu-satunya janji Trump menjelang pemilihan. Sebelumnya, ia juga mengusulkan pembayaran 5.000 dolar AS kepada setiap warga negara dewasa jika Partai Republik mampu mempertahankan kedua kamar Kongres. Proposal tersebut diperkirakan membutuhkan dana lebih dari 1 triliun dolar AS dan persetujuan Kongres.

Trump juga mengaitkan kompensasi bagi para veteran yang jatuh sakit akibat paparan air terkontaminasi di sebuah pangkalan militer di Carolina Utara dengan kemenangan Partai Republik.

Di sisi lain, pemerintahan Trump menghadapi kontroversi terkait gugatan Departemen Kehakiman terhadap negara bagian Alaska. Gugatan tersebut bertujuan mencegah pengesahan hasil pemilihan Senat apabila petahana dari Partai Republik, Dan Sullivan, kalah. Pemerintah beralasan terdapat potensi kebingungan pemilih karena adanya kandidat lain yang memiliki nama serupa.

Trump mengakui secara pribadi memerintahkan pengajuan gugatan tersebut, meskipun jaksa agungnya membantah bahwa langkah itu bertujuan membatalkan hasil pemilu.

Dengan pemilihan paruh waktu yang semakin dekat, isu kecurangan dan kepercayaan terhadap proses pemungutan suara kembali menjadi bagian penting dalam pertarungan politik AS. Tawaran hadiah Trump menambah sorotan terhadap bagaimana isu integritas pemilu digunakan dalam persaingan memperebutkan kendali Kongres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Disdik Kota Bandung Gelar L...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

Sejumlah Film Indonesia Ikut Festival Film Tokyo 2026, Apa Saja?

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.