Pemuda.ai Hadirkan Asmuni, Asisten AI untuk Kreator dan Pelaku Usaha
Rabu, 28 Okt 2026, 21:20 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Koran Jakarta/Haryo Brono
JAKARTA — Platform kecerdasan artifisial (AI) lokal Pemuda.ai resmi diluncurkan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Platform yang merupakan bagian dari Prominence Group ini diperkenalkan untuk memperluas pemanfaatan teknologi AI sekaligus mendukung pengembangan karya kreator muda Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
Dalam peluncuran tersebut, Pemuda.ai memperkenalkan Asmuni—singkatan dari Asisten Pemuda Terkini—sebagai produk pertama yang diperkenalkan kepada publik. Asisten AI ini dirancang untuk membantu pengguna, terutama pelaku industri seni dan ekonomi kreatif, dalam mengembangkan ide, berkolaborasi, hingga memproduksi konten digital.
Pemuda.ai dikembangkan sebagai ekosistem teknologi yang mencakup empat layanan utama. Selain Asmuni, platform ini menghadirkan Pemuda Token, layanan akses ke berbagai model AI bagi pengembang dan korporasi; Pemuda Studio, studio produksi video berbasis AI untuk rumah produksi dan tim kreatif; serta Pemuda Satria, layanan keamanan siber terkelola bagi perusahaan.
President Director Prominence Group, Edi Sugianto, mengatakan peluncuran Pemuda.ai pada momentum Sumpah Pemuda menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian teknologi dan inovasi yang dikembangkan anak bangsa.
“Momentum Sumpah Pemuda hari ini adalah saat yang tepat untuk mengobarkan kembali semangat kemandirian dan karya inovasi anak bangsa. Dahulu, para pemuda berjuang dengan bambu runcing. Kini, kami ingin melanjutkan semangat perjuangan itu dengan teknologi AI,” kata Edi di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Rabu (28/10).
Menurut dia, Prominence Group berkomitmen menyediakan solusi infrastruktur teknologi yang dapat membantu talenta lokal mengembangkan potensi mereka. Kehadiran Asmuni, lanjut Edi, tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan asisten AI, tetapi juga menyediakan teknologi yang dirancang agar sesuai dengan kebutuhan pengguna di Indonesia.
CEO sekaligus Co-Founder Pemuda.ai, Djoko Setyanto, menjelaskan Asmuni dikembangkan sebagai rekan kerja virtual yang dapat digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas kreatif dan pekerjaan sehari-hari.
“Hari ini kami dengan bangga memperkenalkan Asmuni ke publik. Asmuni hadir sebagai rekan kerja virtual bagi para kreator, sutradara, hingga developer untuk memfasilitasi tools kolaborasi, brainstorming, dan kreasi video,” ujar Djoko.
Pemanfaatan Asmuni direncanakan tidak terbatas pada industri kreatif. Pengembang juga menargetkan penggunaan teknologi ini untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyusun strategi pemasaran, mendukung tenaga pendidik dalam membuat materi ajar interaktif, serta membantu petani dan pedagang kecil mengoptimalkan kegiatan usaha.
Pengembangan tersebut sejalan dengan upaya memperluas akses terhadap teknologi AI agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak kelompok masyarakat dan sektor industri. Namun, penerapannya akan bergantung pada pengembangan layanan serta kesesuaiannya dengan kebutuhan masing-masing pengguna.
Kolaborasi dengan JFlow
Peluncuran Pemuda.ai turut melibatkan musisi, rapper, penulis lagu, dan produser musik Joshua Matulessy atau JFlow. Dalam kolaborasi tersebut, JFlow menciptakan lagu berjudul “Pemoeda” yang ditetapkan sebagai lagu tema peluncuran platform.
Selain memperkenalkan layanan AI, Pemuda.ai juga menampilkan video remake Sumpah Pemuda yang diproduksi menggunakan teknologi dalam ekosistem platform tersebut. Proses pembuatannya mencakup desain visual, produksi video, hingga aransemen musik pendukung dengan memanfaatkan Pemuda Studio dan mesin AI Pemuda.ai.
Video tersebut menjadi salah satu demonstrasi penggunaan teknologi AI dalam proses produksi karya kreatif, mulai dari pengembangan konsep hingga menjadi konten audiovisual. Melalui demonstrasi ini, perusahaan ingin menunjukkan potensi AI sebagai alat bantu bagi kreator dalam mengembangkan ide dan menghasilkan karya.
Sebelum peluncuran resmi, Prominence Group juga telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) secara simbolis dengan Onno Center, lembaga yang bergerak di bidang pengembangan dan literasi teknologi. Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam membangun kolaborasi di bidang teknologi.
Bidik Ekosistem Kreator Lokal
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!