Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vaksinasi Bantu Mencegah Risiko Kesehatan Saat Peralihan ke Musim Hujan

28 Rabu, 28 Okt 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vaksinasi Bantu Mencegah Risiko Kesehatan Saat Peralihan ke Musim Hujan Vaksinasi Bantu Mencegah Risiko Kesehatan Saat Peralihan ke Musim Hujan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi.

Jakarta - Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM, mengemukakan vaksinasi bisa menjadi langkah pencegahan risiko gangguan kesehatan pada peralihan musim kemarau ke hujan.

"Tahun ini kami memang melihat kenaikan kasus influenza A, terutama tipe H1N1. Karena itu vaksin yang paling utama adalah vaksin influenza. Vaksin ini perlu diulang setiap tahun karena virusnya terus berubah,"kata Sukamto ketika dihubungi ANTARA di Jakarta pada Rabu.

Vaksin influenza bisa diberikan kapan saja sepanjang tahun. Meski demikian, Sukamto melihat ada kecenderungan kasus influenza naik pada periode September sampai Januari sehingga dia menyarankan vaksinasi bisa dilakukan sebelum bulan-bulan tersebut.

"Tapi bagi yang belum, jangan ditunda. Sekarang pun masih sangat bermanfaat, karena kekebalan terbentuk kira-kira dua minggu setelah disuntik," tutur dia.

Influenza A merupakan salah satu jenis influenza yang disebabkan oleh virus influenza A dan dapat menular melalui percikan pernapasan. Gejala infeksi influenza A antara lain demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan lemas.

Sukamto mengatakan sejumlah vaksin yang dapat menjadi langkah pencegahan penyakit saat musim hujan, seperti vaksin pneumokokus untuk mencegah pneumonia, vaksin COVID untuk kelompok berisiko, vaksin dengue yang sekarang sudah tersedia untuk usia sampai 45 tahun, serta vaksin tifoid dan hepatitis A bagi yang tinggal di daerah rawan banjir.

“Yang paling kami anjurkan untuk divaksin adalah lansia di atas 60 tahun, orang dengan penyakit kronis seperti diabetes, jantung, paru, ginjal, dan autoimun, ibu hamil, tenaga kesehatan, dan mereka yang sering bepergian atau bekerja di keramaian,” tutur Sukamto.

Sukamto menambahkan sejumlah risiko gangguan kesehatan pada peralihan musim terutama saat hujan yang perlu diwaspadai seperti virus influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan COVID mudah menular terutama apabila lebih banyak berkumpul di ruangan tertutup.

Risiko gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai saat musim hujan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, serta influenza, terutama pada orang tua dan yang punya penyakit penyerta.

Selain pencegahan dengan vaksinasi, Sukamto juga mengingatkan masyarakat agar tidur cukup, makan bergizi seimbang dengan sayur dan buah, minum air yang cukup, dan tetap aktif bergerak, serta membiasakan diri mencuci tangan serta menggunakan masker ketika mengalami batuk dan pilek atau berada di tempat ramai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.