Ini Pilihan Kontrasepsi yang Tepat bagi Penyintas Kanker Payudara
Rabu, 28 Okt 2026, 21:50 WIB | Oleh: Haryo BronoHal ini berkaitan dengan karakteristik sejumlah jenis kanker payudara yang sensitif terhadap hormon, terutama estrogen dan progesteron. Pada kondisi tersebut, penggunaan kontrasepsi hormonal perlu dievaluasi berdasarkan riwayat kanker, pengobatan, serta kondisi klinis pasien.
Karena itu, perempuan dengan riwayat kanker payudara sebaiknya tidak memilih atau mengganti metode kontrasepsi secara mandiri tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis. Konsultasi diperlukan untuk menilai manfaat, risiko, dan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Pemilihan kontrasepsi juga perlu memperhatikan rencana kehamilan, jangka waktu penggunaan, dan kondisi kesehatan setelah pengobatan kanker. Dengan demikian, keputusan terkait KB dapat dibuat berdasarkan informasi medis yang memadai.
Sediakan Konsultasi KB Gratis
Untuk membantu perempuan memperoleh informasi mengenai pilihan kontrasepsi, Halo DKT dan Sahabat Andalan menyediakan layanan konsultasi KB gratis dengan dokter dan bidan melalui WhatsApp di nomor 08111-326-459. Layanan tersebut juga memberikan informasi untuk membantu masyarakat menemukan bidan terdekat.
Dalam momentum Pink October, Sahabat Andalan turut mengajak masyarakat membagikan materi edukasi kepada keluarga, teman, dan orang terdekat. Upaya ini diharapkan memperluas akses terhadap informasi kesehatan reproduksi, termasuk bagi perempuan yang hidup dengan diagnosis maupun riwayat kanker payudara.
Edukasi mengenai kontrasepsi menjadi bagian penting dari dukungan terhadap kualitas hidup perempuan setelah diagnosis kanker. Dengan informasi yang tepat dan pendampingan tenaga kesehatan, perempuan dapat mempertimbangkan pilihan KB secara lebih terarah sesuai kondisi medis dan rencana reproduksinya.
Andalan merupakan merek produk kesehatan reproduksi yang menjadi bagian dari DKT Indonesia. Organisasi tersebut bergerak di bidang pemasaran sosial kontrasepsi dan kesehatan reproduksi di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!