Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Babak Baru Perang Dagang, AS-Kanada Bahas Penurunan Tarif Baja

27 Selasa, 27 Okt 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Babak Baru Perang Dagang, AS-Kanada Bahas Penurunan Tarif Baja Babak Baru Perang Dagang, AS-Kanada Bahas Penurunan Tarif Baja Doc: AFP/COLE BURSTON

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) dan Kanada sedang melakukan pembicaraan mengenai pengurangan tarif AS atas impor produk baja dan mobil asal Kanada.

Menurut laporan, mengutip sumber dari kedua negara, pihak negosiator AS sedang mempertimbangkan untuk memberikan keringanan kepada Kanada dengan menurunkan tarif sebesar 50 persen untuk produk baja dan 25 persen untuk sektor otomotif.

Mengutip sumber dari pihak Kanada, kesepakatan tersebut kemungkinan dapat tercapai sebelum pemilu sela Kongres AS yang akan dijadwalkan pada 3 November 2026.

Namun demikian, AS ingin Kanada memberikan konsesi lebih lanjut, kata sumber AS.

Mengingat keringanan tersebut akan berlaku untuk tarif yang dikelola Departemen Perdagangan AS, maka Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick yang akan menjadi pusat pembicaraan, bukan perwakilan perdagangan AS Jamieson Greer.

Laporan tersebut juga menyoroti Lutnick akhir-akhir ini telah menjalin kontak lebih erat dengan Menteri Perdagangan Kanada-AS sekaligus Menteri Urusan Antar-Pemerintah Kanada, Dominic LeBlanc.

"Kanada tetap terlibat dalam dialog konstruktif dengan mitra kami di AS mengenai berbagai prioritas. Kami siap bekerja secara konstruktif serta dengan itikad baik mewujudkan hubungan perdagangan yang lebih saling menguntungkan dan menghormati kepentingan Kanada," kata juru bicara LeBlanc.

Hubungan AS dan Kanada mengalami ketegangan sejak 2025 akibat perselisihan perdagangan dan dampak diplomatik yang lebih luas.

Pada Agustus 2026, perundingan perdagangan kedua negara menemui jalan buntu dan AS mulai memberlakukan tarif sebesar 50 persen atas barang-barang asal Kanada senilai 20 miliar dolar AS.

Langkah AS itu dibalas Kanada dengan menargetkan sektor baja, produk susu, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, bubur kertas dan kertas, serta produk elektronik AS.

Pada Rabu (21/10), Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan pemerintahnya bersedia melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang adil dengan AS, hanya jika AS siap melakukannya dengan itikad baik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.