Rem Motor Anda Berdecit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Minggu, 25 Okt 2026, 19:12 WIB | Oleh: Opik5. Pastikan komponen terpasang dengan benar
Jika suara muncul setelah penggantian kampas atau servis, mintalah bengkel memeriksa pemasangan kampas, kaliper, pin, dan komponen pendukung lainnya.
6. Lakukan servis berkala
Pemeriksaan rem secara rutin membantu mendeteksi keausan dan gangguan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Ikuti jadwal perawatan dalam buku manual motor dan gunakan suku cadang yang sesuai.
Kapan rem motor berdecit harus segera diperiksa
Tidak semua suara berdecit menunjukkan kerusakan berat. Namun, pengendara perlu lebih waspada apabila bunyi muncul terus-menerus atau disertai gejala lain.
Beberapa tanda yang memerlukan pemeriksaan segera meliputi suara gesekan logam yang kasar, tuas rem terasa terlalu dalam atau tidak konsisten, getaran kuat ketika mengerem, roda terasa seret, serta kemampuan pengereman yang menurun.
Jika rem kehilangan daya pengereman, terdapat kebocoran cairan rem, atau muncul suara gesekan logam yang disertai gangguan pengereman, jangan melanjutkan perjalanan. Hentikan motor di tempat aman dan gunakan bantuan untuk membawa kendaraan ke bengkel.
Pemeriksaan juga diperlukan apabila bunyi tidak hilang setelah komponen mengering atau tetap muncul setelah kampas rem diganti.
Rem yang berdecit memang tidak selalu menandakan kerusakan serius, tetapi penyebabnya perlu diketahui sebelum motor digunakan seperti biasa. Dengan memeriksa kondisi kampas, cakram, dan komponen pendukung secara berkala, pengendara dapat mengurangi risiko gangguan pengereman sekaligus menjaga keselamatan selama berkendara. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!