Rem Motor Anda Berdecit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Minggu, 25 Okt 2026, 19:12 WIB | Oleh: Opik7. Kampas rem terkena oli atau cairan pelumas
Kontaminasi oli, gemuk, atau cairan lain pada kampas dan piringan dapat mengganggu daya gesek. Selain memicu suara yang tidak biasa, kondisi tersebut juga dapat mengurangi kemampuan rem dalam memperlambat kendaraan.
Kontaminasi bisa terjadi akibat kebocoran komponen, penggunaan pelumas yang tidak tepat, atau penanganan ketika melakukan perawatan motor.
Jika kampas rem sudah menyerap oli atau cairan tertentu, pembersihan biasa belum tentu dapat mengembalikan kemampuan pengeremannya. Komponen yang terkontaminasi perlu diperiksa dan diganti apabila diperlukan.
Hindari menyemprotkan pelumas serbaguna pada cakram atau kampas rem untuk menghilangkan bunyi. Permukaan tersebut harus tetap bersih agar pengereman berlangsung aman.
Cara mengatasi rem motor berdecit
Penanganan rem yang berdecit perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga sistem pengereman tetap berfungsi dengan baik.
1. Periksa kondisi rem setelah hujan
Jika bunyi muncul setelah motor kehujanan, perhatikan apakah suara menghilang setelah komponen mengering. Sebelum melanjutkan perjalanan, pastikan rem bekerja normal melalui pemeriksaan di tempat yang aman.
2. Bersihkan komponen rem dengan cara yang tepat
Debu dan kotoran dapat menjadi penyebab bunyi. Pembersihan perlu menggunakan metode dan produk yang sesuai dengan sistem rem motor. Jika tidak memahami cara membongkar atau membersihkannya, serahkan pekerjaan tersebut kepada mekanik.
3. Periksa ketebalan kampas rem
Kampas yang sudah mencapai batas keausan harus diganti sesuai spesifikasi pabrikan. Jangan hanya mengandalkan suara sebagai penentu karena kampas dapat aus tanpa menimbulkan bunyi yang jelas.
4. Periksa kondisi cakram dan tromol
Perhatikan apakah terdapat goresan dalam, keausan tidak merata, kerusakan, atau kontaminasi. Pengukuran ketebalan dan pemeriksaan lebih lanjut dapat diperlukan untuk menentukan apakah komponen masih layak digunakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!