Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulihkan Lahan Puso di Lampung, Mentan Amran Siapkan Benih hingga Traktor.

25 Minggu, 25 Okt 2026, 21:08 WIB | Oleh:

“Apa bisa ditarik airnya dari sawah, pakai pompa yang besar? Nanti saya bicarakan dengan Menteri PU,” katanya.

Amran juga berdialog langsung dengan para tukang tandur, yaitu buruh tani yang bekerja menanam padi di lahan milik orang lain. Para buruh tanam menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki sawah sendiri dan selama ini mengandalkan pekerjaan menanam untuk memperoleh penghasilan.

Mendengar kondisi tersebut, Mentan menegaskan buruh tanam juga harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan dukungan pemerintah.

Ia menyampaikan regulasi bantuan alsintan telah diubah sehingga kelompok tukang tandur dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian.

“Kami sudah mengubah regulasi. Tukang tandur di seluruh Indonesia bisa menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah. Dulu mereka tidak bisa terima bantuan, sekarang sudah bisa,” tegasnya.

Ia kemudian meminta para buruh tanam membentuk kelompok agar pengajuan bantuan dapat dilakukan secara terorganisasi.

Amran juga menyampaikan komitmen untuk menyediakan lima unit traktor tangan bagi lima kelompok tukang tandur yang dibahas dalam pertemuan tersebut, dengan masing-masing kelompok memperoleh satu unit.

“Nanti, khusus untuk buruh tandur, berkelompok. Ini ada 100, berarti kami berikan traktor lima. Satu kelompok, satu unit,” beber Amran.

Di hadapan para petani, Mentan menegaskan pemerintah tidak boleh membiarkan petani menghadapi persoalan produksi tanpa dukungan.

Karena itu, setiap usulan perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kondisi lapangan dan koordinasi antarlembaga agar bantuan tepat sasaran.

"Nggak boleh ada yang menyakiti rakyat, itu perintah Bapak Presiden. Nggak boleh disakiti apa lagi di sektor pertanian,” tegasnya.

Kementerian Pertanian akan terus mendorong penyelesaian persoalan petani melalui langkah nyata, mulai dari dukungan sarana produksi, pengairan, alsintan, hingga perlindungan harga komoditas.

Melalui respons langsung terhadap aspirasi petani di Lampung, pemerintah berharap kendala produksi dapat segera diatasi dan petani memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Banjir Rendam Empat Desa di...
Luar Negeri
Macron Murka atas Serangan ...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.