Macron Murka atas Serangan Teroris di Pinggiran Paris
Minggu, 25 Okt 2026, 21:54 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
MOSKOW - Prancis telah mencapai masa penentu setelah terjadi serangan teroris di pinggiran kota Paris yang menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Saya menyebut ini sebagai titik balik karena, untuk pertama kalinya, kami menghadapi aksi terorisme yang direncanakan dengan niat membunuh sesama warga negara kami, anak-anak kami; hanya karena warna kulit atau agama yang dikaitkan dengan mereka," kata Macron kepada wartawan, Sabtu (24/10), di Trappes, Prancis, tempat serangan itu terjadi. Pernyataan Macron itu disiarkan stasiun televisi Prancis.
Pada Jumat (23/10), seorang pria melepaskan tembakan di beberapa lokasi di Yvelines, pinggiran Paris.
Tembakan itu menyebabkan seorang tewas dan lima orang lain mengalami luka serius, termasuk seorang gadis berusia 12 tahun.
Pelaku yang menembakkan senjata otomatis dari dalam sebuah kendaraan itu kini telah ditangkap dan ditahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan kantor kejaksaan menganggap insiden tersebut sebagai serangan teroris dengan motif kebencian rasial. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!