Membangun Literasi dan Edukasi HIV di Kalangan Remaja Desa Klumutan Madiun
Minggu, 25 Okt 2026, 23:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Madiun - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) membangun literasi dan edukasi mengenai HIV di kalangan remaja Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur melalui program Sapa (Sahabat Peduli) AIDS.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKM Unair Eny Qurniyawati mengatakan program pengabdian kepada masyarakat Sapa AIDS tersebut berlangsung pada 24-25 Oktober 2026 di Balai Desa Klumutan.
"Kegiatan ini mengusung penguatan literasi HIV, pengurangan stigma, dan dukungan sosial untuk mendorong sikap positif remaja terhadap HIV dan Voluntary Counseling and Testing (VCT), yakni konseling dan tes HIV secara sukarela," ujarnya dalam keterangan di Madiun, Minggu malam.
Tim menilai penguatan literasi HIV dan VCT di kalangan remaja masih diperlukan. Melalui Sapa AIDS, pengetahuan mengenai HIV diharapkan tidak hanya diperoleh melalui penyuluhan dari tenaga ahli, tetapi juga disebarkan melalui interaksi antar-teman sebaya.
"Pendekatan itu menempatkan remaja bukan hanya sebagai penerima informasi, melainkan sebagai pihak yang dapat ikut membangun pemahaman kesehatan di lingkungan sosialnya. Dalam artian, kami menyiapkan remaja setempat sebagai pendidik sebaya," katanya.
Pada hari pertama, kegiatan diselenggarakan berupa Training of Trainer (ToT) atau pelatihan bagi calon pendidik sebaya. Sebanyak delapan perwakilan Karang Taruna dari berbagai dusun di Desa Klumutan mengikuti pembekalan tersebut.
Materi disampaikan oleh narasumber yang memiliki kompetensi di bidang HIV di wilayah Madiun, yakni perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Madiun Yazid dan petugas Puskesmas Sumbersari Asmaul Chusnah melalui program terkait tuberkulosis (TB).
Para peserta dipersiapkan untuk meneruskan informasi yang diperoleh kepada anggota Karang Taruna dan remaja lain di desa. Dengan demikian, informasi mengenai HIV dan VCT diharapkan dapat menjangkau kelompok yang lebih luas.
Pada hari kedua, para pendidik sebaya mulai menyampaikan edukasi kepada kelompok Karang Taruna yang lebih luas. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai dusun di Desa Klumutan.
Kegiatan juga menghadirkan narasumber orang dengan HIV (ODHA) melalui kerja sama dengan KPAD Madiun. Narasumber tersebut membagikan pengalaman hidup dengan HIV dan menyampaikan pesan kepada peserta mengenai pentingnya menghindari perilaku berisiko yang dapat menyebabkan penularan.
Kepala Desa Klumutan Agus Proklamanto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut informasi penyelenggara, program ini sejalan dengan arahan Bupati Madiun yang mendukung upaya penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten itu sekaligus melawan stigma di masyarakat.
Melalui Sapa AIDS, FKM Unair berupaya membangun pendekatan edukasi yang melibatkan generasi muda secara langsung. Program ini diharapkan dapat memperkuat literasi HIV dan VCT sekaligus mendorong lingkungan sosial yang lebih terbuka terhadap orang dengan HIV.
Keberlanjutan program, kualitas informasi yang disampaikan, serta keterlibatan masyarakat akan menjadi faktor penting untuk menilai sejauh mana edukasi berbasis teman sebaya dapat berkontribusi pada pengurangan stigma dan penguatan dukungan sosial di Desa Klumutan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!