Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membersihkan Saluran Pemicu Banjir di Bojonggede

2 Senin, 12 Okt 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membersihkan Saluran Pemicu Banjir di Bojonggede Membersihkan Saluran Pemicu Banjir di Bojonggede Doc: Antara
Ket. Petugas membersihkan Saluran Parakan Jati di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (12/10/2026).

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat membersihkan Saluran Parakan Jati di Kecamatan Bojonggede setelah luapan air saat hujan deras mengakibatkan dinding rumah warga roboh.

Kepala UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, Esda Permana Lukman, di Bogor, Senin, mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima aduan masyarakat melalui media sosial.

"Sebagai langkah penanganan awal, UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II bersama PSDA Parakan Jati melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Saluran Parakan Jati," kata Esda.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kaji cepat banjir terjadi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan deras menyebabkan Saluran Parakan Jati meluap ke saluran drainase permukiman warga.

Luapan air tersebut tidak dapat tertampung oleh saluran drainase sehingga masuk ke rumah milik Soleh di Kampung Citayam RT 01/RW 03, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede.

Akibatnya, dinding rumah Soleh roboh dan menimpa rumah milik tetangganya, Abd Rosid.

Esda mengatakan petugas UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah II telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin untuk memeriksa kondisi saluran sekaligus mengidentifikasi penyebab luapan air.

Berdasarkan pemeriksaan awal, penanganan difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran air di Saluran Parakan Jati.

Pembersihan tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko luapan kembali terjadi ketika intensitas hujan meningkat.

Menurut Esda, penanganan saluran irigasi menjadi langkah awal untuk meminimalkan potensi banjir yang dapat berdampak terhadap permukiman warga di sekitar saluran.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi infrastruktur lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir, khususnya pada kawasan permukiman yang berdekatan dengan saluran irigasi dan drainase.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.